Kemenko Polkam Siapkan Ribuan Personel Gabungan untuk Pengamanan Arus Mudik 2026

Jakarta, IDM – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) RI melalui Kedeputian Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat mulai menyiapkan strategi pengamanan transportasi menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Langkah ini ditandai dengan digelarnya Rapat Koordinasi Kesiapan Pengamanan Transportasi Arus Mudik dan Balik Idulfitri 1447 H Tahun 2026 di Jakarta.
Rapat yang dipimpin Asisten Deputi Koordinasi Penanganan Konflik dan Keamanan Transportasi, Yade Setiawan Ujung, menghadirkan pemangku kepentingan lintas sektor, di antaranya Kementerian Perhubungan, Polri, dan TNI.
Baca Juga: Hadapi Separatisme, Kemenko Polkam Evaluasi 25 Tahun Operasi Intelijen
Ujung menegaskan lonjakan mobilitas masyarakat saat Lebaran tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi nasional secara signifikan.
Namun, tingginya pergerakan masyarakat juga membawa risiko keamanan dan keselamatan apabila tidak dikelola secara presisi.
“Kita memahami bersama libur Idulfitri merupakan momentum meningkatnya mobilitas masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan strategi kebijakan yang memastikan negara hadir sepenuhnya dalam menjamin keamanan, kenyamanan, dan keselamatan masyarakat,” ujar Ujung.
Rakor juga membahas kesiapan pengamanan moda transportasi darat, laut, udara, dan kereta api, termasuk penguatan manajemen lalu lintas, kesiapan infrastruktur, pengamanan simpul transportasi, hingga mitigasi potensi gangguan keamanan.
Baca Juga: Lemhannas Berharap Keterlibatan Indonesia dalam ISF Bisa Mendorong Kemerdekaan Palestina
Pemanfaatan teknologi informasi juga menjadi fokus guna mendukung pemantauan arus pergerakan dan penyebaran informasi publik secara cepat.
Pengamanan nantinya akan melibatkan ribuan personel gabungan di berbagai pos pelayanan dan pos pengamanan di seluruh wilayah Indonesia.
“Dengan koordinasi yang solid, arus mudik dan balik Idulfitri 1447 H tahun 2026 diharapkan berjalan lebih aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh masyarakat,” pungkas Ujung. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































