POLKAM

Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Nasional Penguatan Indeks Keamanan Laut di Sulawesi Utara

Wahyu Handoyo
Asdep Koordinasi Doktrin dan Strategi Pertahanan Wahyu Handoyo. (Foto: Dok. Kemenko Polkam RI)

Jakarta, IDM – Dalam rangka memperkuat tata kelola keamanan laut nasional serta mendukung arah pembangunan maritim dalam RPJMN 2025–2029, Kemenko Polkam melalui Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara menyelenggarakan serangkaian kegiatan strategis di Provinsi Sulawesi Utara.

Kegiatan meliputi Rapat Koordinasi Analisis Penguatan Dimensi Indeks Keamanan Laut Nasional (IKLN) pada Rabu (22/10) serta kunjungan kerja ke Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VIII Manado dan Zona Bakamla Tengah pada Kamis (23/10).

Rapat dipimpin oleh Plh. Asisten Deputi Koordinasi Doktrin dan Strategi Pertahanan, dan dihadiri berbagai unsur kementerian/lembaga, pemerintah daerah, aparat keamanan, akademisi, serta organisasi maritim.

Baca Juga: Presiden Prabowo Dorong Penguatan Integrasi dan Kerja Sama Konkret di KTT ASEAN Plus Three

Pembahasan difokuskan pada enam dimensi IKLN, yakni kapasitas patroli, pemantauan, pengendalian kejahatan dan pelanggaran laut, penanganan kecelakaan, serta pengendalian pencemaran laut.

Asdep Wahyu Handoyo menegaskan pentingnya sinergi pusat dan daerah dalam menjaga kedaulatan maritim.
“Keamanan laut bukan hanya isu pertahanan, tetapi juga fondasi stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat pesisir,” ujarnya.

Tim Kemenko Polkam juga meninjau kesiapan sistem pertahanan dan pengawasan laut, termasuk proyek pembangunan Pusat Komando dan Pengendalian (Puskodal) Bakamla di Manado.

Baca Juga: Prabowo Tegaskan Pentingnya Persatuan ASEAN di Tengah Dinamika Geopolitik

Evaluasi menunjukkan perlunya optimalisasi sistem pemantauan agar deteksi dini terhadap aktivitas ilegal di laut dapat berjalan maksimal.

Kemenko Polkam menegaskan komitmen memperkuat koordinasi lintas sektor menuju Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia yang aman dan berkelanjutan.

Tak hanya itu, Kemenko Polkam juga mendukung penyusunan RUU Keamanan Laut (RUU Kamla) sebagai payung hukum nasional di bidang keamanan laut. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.