POLKAM

Kemenko Polkam Dorong Penguatan Komcad dan Komduk di Sumut

Kemenko Polkam
Kemenko Polkam dorong penguatan Komcad dan Komduk di Sumut. (Foto: Dok. Kemenko Polkam)

Jakarta, IDM – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) mendorong Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk meningkatkan implementasi sistem pertahanan semesta melalui optimalisasi Komponen Cadangan (Komcad) dan Komponen Pendukung (Komduk) di tingkat daerah.

Plh. Asisten Deputi Koordinasi Doktrin dan Strategi Pertahanan Kemenko Polkam, Wahyu Handoyo menyebut Komcad dan Komduk merupakan instrumen strategis dalam pertahanan semesta.

“Keduanya tidak bisa berjalan sendiri, melainkan harus dikawal melalui koordinasi yang solid dari pusat hingga desa,” ujar Wahyu.

Baca Juga: Diplomatic Tour 2025 jadi Pondasi Baru Diplomasi Indonesia di Pasifik

Wahyu menegaskan penguatan Komcad dan Komduk menjadi prioritas nasional sebagaimana diarahkan dalam RPJMN 2025–2029.

Dalam rangkaian evaluasi program, sejumlah masukan turut disampaikan, antara lain terkait keterbatasan anggaran, waktu sosialisasi yang belum memadai, ketiadaan perlindungan hak bekerja bagi peserta Komcad, serta kebutuhan pembinaan khusus bagi Komduk, termasuk ormas, Menwa, dan kelompok masyarakat.

Sementara itu, Rindam I/Bukit Barisan menyampaikan paparan mengenai kesiapan personel, pelaksanaan latihan dasar militer Komcad, serta kondisi sarana dan prasarana.

Baca Juga: Kemenko Polkam: Dana Otonomi Khusus Papua Harus Optimal untuk Kelompok Rentan

Walau pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan, diperlukan peningkatan koordinasi lintas kementerian/lembaga, penyempurnaan pembinaan alumni, serta penguatan regulasi dan fasilitas pendukung.

Melalui kegiatan ini, Kemenko Polkam menegaskan komitmennya memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah untuk mewujudkan pertahanan semesta yang tangguh dan berkelanjutan di Sumatera Utara. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.