POLKAM

Kemenko Polkam Dorong Implementasi KSPI di Pasifik, Oseania, dan Afrika

KSPI
Kemenko Polkam mendorong implementasi KSPI di Pasifik, Oseania, dan Afrika. (Foto: Dok. Setpres/BPMI)

Jakarta, IDM – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) melalui Deputi Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri menggelar rapat koordinasi (rakor) Identifikasi Strategi Pelaksanaan Kerja Sama Pembangunan Internasional (KSPI) di kawasan Pasifik, Oseania, dan Afrika.

Rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk menyatukan dan menyelaraskan potensi program kerja sama pembangunan internasional antar kementerian/lembaga (K/L).

Sehingga dapat mendukung kepentingan nasional Indonesia, khususnya dalam menjaga stabilitas kawasan serta pembangunan jangka menengah dan panjang.

Baca Juga: Presiden Prabowo: Persatuan Nasional Kunci Pengentasan Kemiskinan

Asisten Deputi Kerja Sama Pasifik, Oseania, dan Afrika Kemenko Polkam, Marsma TNI Parimeng, menegaskan pentingnya konsolidasi lintas instansi dalam pelaksanaan KSPI.

“Koordinasi memang mudah diucapkan, tapi tidak selalu mudah dijalankan. Karena itu, rapat ini juga menjadi wadah konsolidasi melalui diskusi, agar kita bisa saling menyamakan pemahaman dan mendorong program-program yang bisa dilaksanakan bersama, seperti yang tadi sudah dibahas,” ujarnya.

Pemerintah memprioritaskan KSPI sebagai instrumen diplomasi luar negeri berbasis soft power.

Baca Juga: Kemenko Polkam Petakan Tantangan Keamanan IKN 2026, Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Pendekatan ini diarahkan untuk memperkuat diplomasi politik di kawasan Pasifik dan Oseania, serta diplomasi ekonomi di kawasan Afrika.

“KSPI adalah sebuah pendekatan soft power dengan sasaran diplomasi politik di kawasan Pasifik Oseania dan diplomasi ekonomi di kawasan Afrika,” tambah Parimeng.

Melalui forum komunikasi dua arah ini, Kemenko Polkam berharap setiap program kerja sama dapat disusun sesuai mandat dan kapasitas masing-masing instansi, sehingga pelaksanaan KSPI dapat berjalan berkelanjutan. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.