POLKAM

Kemenko Polkam dan BNPT Tekankan Pencegahan Ekstremisme di Daerah

Kemenko Polkam dan BNPT
Kemenko Polkam bersama BNPT mendorong pemerintah daerah agar melakukan pencegahan ekstremisme di daerah. (Foto: Dok. Kemenko Polkam RI)

Jakarta, IDM – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mendorong pemerintah daerah agar melakukan pencegahan ekstremisme di daerah.

Hal itu dengan memperkuat penyusunan dan implementasi Rencana Aksi Daerah Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAD PE).

Baca Juga: Presiden Prabowo Targetkan Huntara di Agam Selesai Secepatnya, Warga Diminta tak Khawatir

Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga stabilitas keamanan nasional serta melindungi masyarakat dari ancaman radikalisme.

Dorongan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Penyusunan serta Pelaksanaan RAD PE Tahun 2025 yang digelar di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kegiatan ini dihadiri unsur kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lintas sektor.

Kepala Bidang Kerja Sama Politik dan Perdamaian Internasional Triyono Yulianto, menegaskan komitmen pemerintah Indonesia dalam pencegahan dan penanggulangan terorisme merupakan amanat ideologi dan konstitusi negara.

Baca Juga: Petakan Ancaman Nirmiliter, Kemhan RI Tekankan Koordinasi Lintas Sektor Kementerian dan Lembaga

“Komitmen tersebut diwujudkan melalui Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme, serta penyusunan Perpres RAN PE fase lanjutan periode 2025–2029,” ujar Triyono.

Kemenko Polkam menegaskan dukungan penuh terhadap penyusunan Perpres lanjutan tersebut agar selaras dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2012 sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Indonesia di hadapan masyarakat dan komunitas internasional. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.