INTERNASIONAL

Kapal Angkatan Laut AS Cegat Rudal dan Drone dari Yaman

Kapal perusak USS Carney.
Kapal perusak USS Carney. (Foto: Dok. Defense.gov)

Jakarta, IDM - Juru bicara Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS) Pat Ryder mengatakan bahwa kapal perusak USS Carney berhasil mencegat tiga rudal jelajah dan beberapa drone yang diluncurkan oleh militan Houthi dari Yaman. Kelompok yang bersekutu dengan Iran itu diduga menargetkan Israel.

Dilansir dari Defense.gov, laman resmi Pentagon, Jumat (20/10), Ryder mengungkapkan kapal USS Carney sedang beroperasi di Laut Merah bagian utara ketika rudal itu diluncurkan. Tidak ada laporan korban jiwa.

Baca Juga: AS Sebut Cina Ratusan Kali Lakukan Manuver Berbahaya di Udara

“Kami tidak dapat mengatakan dengan pasti apa yang menjadi sasaran rudal dan drone ini, namun mereka diluncurkan ke arah utara di sepanjang Laut Merah dan berpotensi menuju sasaran di Israel,” kata Ryder.

Pemerintahan Joe Biden menjadi semakin waspada terhadap aktivitas militan yang didukung Iran, di tengah ketegangan regional akibat konflik Israel-Hamas. Tindakan USS Carney pun berpotensi menjadi tembakan pertama militer AS dalam membela Israel.

“Tindakan ini merupakan demonstrasi pertahanan udara dan rudal yang kami bangun di Timur Tengah dan kami siap menggunakannya kapan pun diperlukan untuk melindungi mitra dan kepentingan kami,” lanjut Ryder.

Baca Juga: HRW: Militer Myanmar Serang Kamp Pengungsian Warga Sipil

AS telah menunjukkan postur kekuatan Angkatan Laut ke Timur Tengah sejak konflik kembali memuncak pada 7 Oktober lalu. Ryder pun menegaskan pasukan AS yang dikerahkan ke wilayah itu dimaksudkan untuk mencegah kelompok mana pun melancarkan serangan dengan kedok konflik Israel-Hamas.

“Dengan menempatkan aset-aset Angkatan Laut AS dan pesawat tempur di kawasan, kami bertujuan untuk mengirimkan pesan untuk mencegah konflik yang lebih luas, dan memperjelas bahwa kami akan melindungi dan mempertahankan kepentingan keamanan nasional,” imbuhnya. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.