Senin, 27 Mei 2024

AS Sebut Cina Ratusan Kali Lakukan Manuver Berbahaya di Udara

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Amerika Serikat (AS) sebut pesawat Angkatan Udara Cina telah berulang kali melakukan manuver yang membahayakan di udara. Tindakan itu merupakan wujud agresif Cina yang dikalim terus meningkat.

Dilansir dari Reuters, Kamis (19/10), pejabat pemerintahan Joe Biden menyebut setidaknya Cina telah 200 kali melakukan manuver berbahaya dekat pesawat AS sejak 2021. Bahkan, jumlahnya meningkat jika digabungkan dengan manuver jarak dekat yang ‘tidak aman dan tidak profesional’ terhadap pesawat sekutu.

Baca Juga: Korsel Gelar Latihan Gabungan Anti-Ranjau di Semenanjung Korea

“Telah terjadi 180 insiden sejak tahun 2021 terhadap pesawat militer AS dan meningkat menjadi 300 termasuk manuver berbahaya di dekat pesawat sekutu,” kata pejabat yang tidak disebutkan namanya tersebut.

Sementara, Cina mengklaim pihaknya telah mencegat pesawat militer Kanada di sekitar Pulau Diayou di Laut Cina Selatan pada beberapa waktu lalu. Menurut juru bicara kemenlu Cina Mao Ning, Kanada telah melanggar wilayah teritorial.

“Pesawat CP-140 Kanada secara ilegal menyusup ke wilayah udara Chiwei Yu, sebuah pulau yang menjadi bagian Kepulauan Diaoyu Cina, secara serius melanggar kedaulatan Cina dan mengancam keamanan nasional,” katanya.

Baca Juga: Pasokan Bantuan Kemanusiaan untuk Gaza, Menumpuk di Perbatasan Rafah

Hubungan antara AS dan Cina seringkali bersitegang, dengan adanya berbagai perselisihan terkait penggunaan jalur laut dan udara internasional di wilayah Laut Cina Selatan, yang diklaim sepihak oleh Cina.

Kendati demikian, pihak Pentagon mengatakan telah menerima undangan untuk menghadiri forum keamanan tahunan Cina pada akhir Oktober, yang diduga bagian dari upaya menghidupkan kembali komunikasi dan hubungan militer keduanya. (bp)

BERITA TERBARU

INFRAME

Menhan Prabowo Serahkan Bantuan Bencana Alam di Sumatera Barat

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan bantuan untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (16/5).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER