Kamboja Serukan Gencatan Senjata dengan Thailand

Jakarta, IDM – Kamboja menyerukan "gencatan senjata segera" dengan Thailand setelah konflik pecah yang menewaskan puluhan orang dan ribuan lainnya terpaksa dievakuasi dari sepanjang perbatasan.
"Kamboja meminta gencatan senjata segera, tanpa syarat, dan kami juga menyerukan solusi damai untuk sengketa ini," ujar Duta Besar Kamboja untuk PBB Chhea Keo setelah pertemuan Dewan Keamanan PBB secara tertutup, melansir The Guardian, Sabtu (26/7).
Baca Juga: Konflik Thailand-Kamboja Berlanjut, 100.000 Orang Dievakuasi
Konflik dilaporkan kembali berlanjut di beberapa titik di perbatasan. Hal ini mendorong Dewan Keamanan PBB untuk mengadakan pertemuan darurat terkait konflik itu, yang juga dihadiri oleh kedua pihak.
Otoritas Thailand melaporkan 19 orang tewas, yang sebagian besar warga sipil. Lebih dari 138.000 lainnya juga telah dievakuasi dari wilayah perbatasan.
Sementara, otoritas Kamboja menyatakan bahwa konflik sejak Kamis (24/7) telah menewaskan 13 orang dan menyebabkan lebih dari 23.000 lainnya terpaksa dievakuasi dari wilayah perbatasan.
Baca Juga: Konflik dengan Kamboja Memanas, Thailand Kerahkan Pesawat Tempur F-16
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Thailand, Nikorndej Balankura juga mengungkapkan kesediaan untuk berunding, kemungkinan dengan bantuan Malaysia selaku ketua ASEAN.
“Kami siap, jika Kamboja ingin menyelesaikan masalah ini melalui jalur diplomatik, bilateral, atau bahkan melalui Malaysia, kami siap melakukannya. Namun sejauh ini kami belum menerima tanggapan apa pun,” kata Nikorndej sebelum pertemuan Dewan Keamanan PBB digelar. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































