INTERNASIONAL

Jepang dan AS Sepakat Kembangkan Rudal Pencegat Senjata Hipersonik

Ilustrasi Senjata Hipersonik.
Ilustrasi Senjata Hipersonik. (Foto: Dok. Darpa.mil)

Jakarta, IDM - Jepang dan Amerika Serikat (AS) sepakat untuk bekerja sama membangun rudal jenis baru dengan kemampuan mencegat senjata hipersonik, sekaligus dirancang untuk menyaingi Cina yang diyakini juga membangun rudal hipersonik serupa.

Dilansir dari The Japan Times, Selasa (22/8), kesepakatan itu diraih saat Perdana Menteri Fumio Kishida dan Presiden AS Joe Biden bertemu di sela-sela KTT di Camp David pada beberapa waktu lalu. Rencananya, proyek rudal itu akan selesai pada tahun 2030-an.

Baca Juga: Korsel Sebut Korut Berupaya Retas Data Intelijen Militer

Rudal hipersonik diproyeksikan mampu terbang dengan kecepatan lebih dari Mach 5, atau lima kali kecepatan suara. Rudal itu dapat bermanuver dan mengubah arah selama penerbangan, sehingga lebih sulit untuk ditembak jatuh atau dilacak oleh radar.

Selain AS dan Jepang, KTT itu juga melibatkan Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk Yeol. Mereka pun menyadari perlunya meningkatkan tindakan pencegahan di tengah meningkatnya tantangan keamanan. Seperti dari Cina yang terus meningkatkan postur kekuatan dalam mengklaim sepihak wilayah-wilayah di Laut Cina Selatan.

Baca Juga: Akan Menerima Bantuan Pesawat Tempur F-16, Zelensky Optimis Pukul Mundur Rusia

"Tindakan berbahaya dan agresif yang baru-baru ini kami saksikan oleh Republik Rakyat Tiongkok dalam mendukung klaim teritorial maritim ilegalnya di Laut Cina Selatan, kami sangat menentang setiap upaya untuk mengubah status quo secara sepihak di perairan Indo-Pasifik," tulis pernyataan bersama ketiga negara tersebut.

Selain itu, Rusia juga disebut telah memperkuat kerja sama militer dengan Cina melalui latihan Angkatan Laut bersama di sekitar Laut Jepang. Tindakan konfrontatif Korea Utara (Korut) turut menjadi ancaman sekutu karena semakin mengembangkan teknologi rudal dan nuklir jarak jauh. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.