IRGC Ancam Putus Jalur Ekspor Energi dari Timur Tengah

Jakarta, IDM – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengancam akan memutus semua jalur ekspor energi dari Timur Tengah setelah Amerika Serikat (AS) kembali memblokade kapal-kapal komersial yang melintas ke atau dari Iran.
“Ekspor minyak dan gas dari kawasan ini akan menjadi untuk semua orang atau untuk tidak seorang pun,” kata IRGC melansir Al Jazeera, Rabu (15/7).
Baca Juga: Trump Peringatkan Iran, Pembangkit Listrik akan jadi Target
Selain Selat Hormuz, IRGC diperkirakan meminta bantuan sekutunya, Houthi di Yaman, untuk melumpuhkan jalur energi global Selat Bab el-Mandeb. Houthi juga telah menembakkan rudal ke Arab Saudi setelah menuduh kerajaan itu membom bandara yang berada di bawah kendali mereka pada beberapa waktu lalu.
Hal itu diungkapkan setelah AS kembali menyerang Iran. Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan telah menyerang Iran pada beberapa jam lalu, sebagai upaya melemahkan kemampuan Teheran menyerang kapal-kapal komersial di Selat Hormuz.
Baca Juga: Komandan AS Tuduh Iran Targetkan Warga Sipil
"CENTCOM meluncurkan amunisi presisi terhadap sistem pertahanan pantai dan lokasi penyimpanan dan peluncuran rudal jelajah di Pulau Tunb Raya selama gelombang serangan 90 menit tersebut," tulis CENTCOM melalui platform X.
Awalnya, Presiden AS Donald Trump juga berencana akan mengenakan tarif 20 persen bagi kapal yang melewati selat tersebut. Namun, ia membatalkan rencana itu beberapa jam sebelum melanjutkan blokade, dengan alasan permintaan dari sekutu di Teluk.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































