Iran Tegaskan Terus Perkuat Militer

Jakarta, IDM – Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menyatakan bahwa negaranya akan terus perkuat kapabilitas dan telah mengantisipasi kemungkinan Amerika Serikat (AS) tidak memenuhi komitmen berdasarkan kesepakatan kerangka kerja yang dicapai pada Juni lalu.
Melansir Anadolu, Kamis (15/10), dalam pidatonya, Ghalibaf mengungkapkan bahwa AS harus “mengubah perilakunya” dan menerima apa yang ia sebut sebagai tuntutan sah rakyat Iran.
Baca Juga: PBB Pertimbangkan Opsi Jaga Stabilitas Lebanon Usai Mandat UNIFIL Berakhir
Menurutnya, saat ini terjadi siklus "perang, negosiasi, dan pencegahan". Iran akan terus memperkuat kapabilitas strategis dan militer sehingga "pihak-pihak lawan" enggan menyerang.
"Kita harus cukup kuat agar AS, dunia, dan kawasan ini memahami bahwa mereka tidak dapat mencapai tujuan-tujuan mereka," ujarnya.
"Tujuan kami adalah menciptakan deterens dengan menjadi lebih kuat, serta menanamkan kekuatan ini dalam benak musuh," tegasnya.
Adapun, kesepakatan kerangka kerja dicapai di Islamabad pada 18 Juni setelah konflik dipicu oleh serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran pada Februari, yang dimediasi oleh Pakistan dan Qatar.
Baca Juga: Koalisi Saudi Klaim Cegat Rudal Balistik Houthi Menargetkan Riyadh
Kesepakatan itu menguraikan langkah-langkah untuk mengakhiri konflik, membuka kembali Selat Hormuz, serta memulai negosiasi mengenai isu yang belum terselesaikan. Namun, implementasinya terhambat karena konfrontasi militer kembali berkecamuk.
AS dan Iran saling terus melanggar kesepakatan khususnya terkait pengaturan di Selat Hormuz. Kini, kedua pihak dilaporkan tengah bertukar usulan negosasi melalui mediator.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































