Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menyatakan bahwa negaranya akan terus perkuat kapabilitas dan telah mengantisipasi kemungkinan Amerika Serikat (AS) tidak memenuhi komitmen berdasarkan kesepakatan kerangka kerja yang dicapai pada Juni lalu.
Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa jika Amerika Serikat (AS) dan Israel tidak memenuhi komitmen kesepakatan untuk mengakhiri konflik, maka Teheran akan merespons.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dan Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf dijadwalkan untuk segera menandatangani kesepakatan damai dengan Amerika Serikat (AS).
Iran menyatakan bahwa pihaknya tidak akan tunduk terhadap intimidasi Amerika Serikat (AS). Iran juga menyalahkan AS atas kebuntuan negosiasi antara keduanya.
Amerika Serikat (AS) dan Iran gagal mencapai kesepakatan usai berunding selama 21 jam di Islamabad pada beberapa waktu lalu. Masing-masing pihak menyatakan alasan tersendiri mengapa perundingan tersebut gagal.
Iran membantah telah menggelar perundingan dengan Amerika (AS). Hal itu diungkapkan menepis pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengklaim bahwa "percakapan yang sangat baik dan produktif" telah berlangsung untuk mengakhiri perang.