Iran Ancam Serang Infrastruktur Negara Teluk, Qatar Lontarkan Kecaman

Jakarta, IDM – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Qatar Majed al-Ansari mengecam serangan "oleh pihak mana pun", yang mengancam stabilitas regional.
Hal itu ia ungkapkan menanggapi pernyataan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf bahwa tidak ada infrastruktur di kawasan yang aman jika keamanan Iran tidak terjamin dan kembali diserang Amerika Serikat (AS).
Baca Juga: Iran Sebut Telah Sampaikan Proposal Hormuz ke Qatar
“Sehubungan dengan infrastruktur dan lembaga, setiap ancaman merupakan pelanggaran hukum internasional dan hubungan bertetangga yang baik,” kata Al-Ansari, melansir Al Jazeera, Selasa (29/9).
Ia menuturkan, Qatar terus bekerja sama dengan mediator lain untuk menjadi perantara antara Iran dan AS sekaligus berupaya membangun kesamaan pandangan. “Setiap mediasi adalah upaya yang sangat besar,” katanya.
Negara-negara Teluk tidak memilih untuk menjadi bagian dari perang, dan Iran perlu menghentikan agresi terhadap negara-negara di kawasan tersebut. Qatar, imbuhnya, “tidak menyerah pada perdamaian” meskipun telah menjadi sasaran.
Baca Juga: Presiden Ukraina Klaim 10.000 Tentara Korut akan Dikirim ke Rusia
Ghalibaf, yang juga merupakan kepala negosiator Iran, sebelumnya mengatakan jika keamanan Iran tidak terjamin, tidak ada infrastruktur di kawasan yang aman dari serangan. Ia juga menegaskan bahwa jika Iran tidak dapat menjual minyaknya secara bebas, tidak ada negara di Teluk yang akan dapat menjual minyak mereka.
“Di kawasan di mana Iran tidak dapat menjual minyak, tidak ada negara lain yang akan menjual minyak juga. Atau jika keamanan kita tidak terjamin, tidak ada infrastruktur yang tetap aman,” ujar Ghalibaf.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































