Iran Tegaskan Komitmen Terhadap Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir

Jakarta, IDM – Iran menekankan komitmennya untuk tunduk pada Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT), meski baru saja menyetujui undang-undang yang membatasi kerja sama teknis dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA).
Sebelumnya, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyetujui undang-undang yang membatasi kerja sama dengan (IAEA). Hal ini dilakukan menanggapi serangan udara Israel terhadap tiga fasilitas nuklir Iran.
Baca Juga: Pemerintah Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Direktur RS Indonesia di Gaza
"Iran tetap berkomitmen pada NPT dan Perjanjian Pengamanannya. Sesuai dengan undang-undang baru oleh Majlis, yang dipicu oleh serangan tidak sah terhadap fasilitas nuklir kami oleh Israel dan AS, kerja sama kami dengan IAEA akan disalurkan melalui Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran untuk alasan keselamatan dan keamanan yang jelas," tulis Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi melalui platform X, Jumat (4/7).
Ia pun mengkritik dukungan Jerman terhadap serangan Israel ke Iran. Menurut dia, seruan Jerman untuk menghentikan pengayaan nuklir di Iran sama saja dengan penolakan terhadap kesepakatan nuklir tahun 2015.
Baca Juga: Bayi di Kongo diberi Nama Gilang Paska Diselamatkan Prajurit TNI
“Jerman juga secara memalukan mendukung serangan tidak sah AS terhadap fasilitas nuklir Iran, yang melanggar hukum internasional, NPT, dan Piagam PBB,” katanya.
Konflik antara Iran dan Israel pecah pada 13 Juni, ketika Israel melancarkan serangan udara terhadap situs militer dan nuklir Iran. Saling serang berlanjut hingga Amerika Serikat (AS) turut mengebom tiga situs nuklir di Iran. Setelah 12 hari berkonflik, Israel dan Iran sepakat untuk gencatan senjata tepatnya sejak 24 Juni. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































