Iran Sebut Telah Sampaikan Proposal Hormuz ke Qatar

Jakarta, IDM – Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengatakan bahwa pihaknya kembali berdiskusi dengan Qatar mengenai proposal Iran terkait Hormuz. Ia menuturkan, proposal itu akan disampaikan Qatar kepada Amerika Serikat (AS).
Melansir IRNA, Selasa (29/9), proposal itu berupa syarat dari Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz. Iran dan Qatar juga telah membahas berbagai kemungkinan untuk memfasilitasi pelaksanaan syarat-syarat yang diajukan Teheran tersebut.
Baca Juga: Korsel Tuntut Penjelasan Ukraina Usai Langgar Perjanjian Kerahasiaan Terkait Tentara Korut
"Proposal kami, yang dikenal sebagai rencana tujuh poin, disampaikan kepada Amerika melalui mediator Qatar. Terlepas dari apa yang dikatakan Presiden AS, saya mengatakan bahwa kami menunggu tanggapan resmi AS melalui mediator," ujarnya.
"Kami membahas bagaimana cara untuk memenuhi syarat-syarat Iran serta bagaimana syarat-syarat tersebut dapat direalisasikan," sambungnya.
Baca Juga: Hamas Kecam Dewan Perdamaian Gaza Tolak Bekerja Sama dengan UNRWA
Adapun, pertemuan dengan Qatar digelar di New York, dalam rangkaian pertemuan PBB. Menurut Araghchi, Iran memanfaatkan Sidang Umum PBB ke-81 pekan lalu untuk menyuarakan kebenaran dan penindasan rakyat Iran kepada dunia.
Dalam kesempatan itu, ia mengungkapkan bertemu dengan para delegasi negara-negara lainnya, yang diklaim memberi penghormatan atas perlawanan Iran. "Di sini terbukti bahwa Iran tidak hanya terisolasi tetapi juga sangat dihormati dan dihargai. Negara-negara menginginkan dialog, kerja sama ekonomi dan politik yang berkelanjutan dengan Iran," pungkasnya.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































