Iran Peringatkan akan Serang AS jika Melintasi Selat Hormuz

Jakarta, IDM – Militer Iran (Islamic Revolutionary Guards Corps/ IRGC) memperingatkan bahwa mereka akan menargetkan pasukan Amerika Serikat (AS) jika mencoba mendekati atau memasuki Selat Hormuz, yang akan memperburuk ketegangan di wilayah tersebut.
Baca Juga: AS Luncurkan Misi Kawal Kapal Komersil di Selat Hormuz
Hal itu diungkapkan sebagai tanggapan atas misi 'Project Freedom' AS berupa mengerahkan armada militer untuk mendukung keamanan kapal komersial melintasi Selat Hormuz.
"Kami memperingatkan bahwa setiap pasukan bersenjata asing, terutama tentara AS yang menyerang, akan diserang jika mereka mencoba mendekati dan memasuki Selat Hormuz," kata IRGC Melansir Al Jazeera, Senin (4/5).
“Kami akan menjaga dan mengelola keamanan Selat Hormuz dengan segenap kekuatan kami dan kami mengumumkan kepada semua kapal komersial dan tanker untuk menahan diri dari tindakan apa pun untuk melintas tanpa koordinasi dengan angkatan bersenjata yang ditempatkan di Selat Hormuz agar keamanan mereka tidak terancam,” ungkapnya.
Baca Juga: 262 Jurnalis Tewas Akibat Konflik Gaza
Menurut Komando Pusat AS (US CENTCOM), 'Project Freedom' melibatkan berbagai platform militer termasuk kapal perusak rudal berpemandu, lebih dari 100 pesawat berbasis darat dan laut, platform nirawak multi-domain hingga 15.000 personel militer. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































