Iran Pamer Rudal Hipersonik Fattah, Diklaim Mampu Tembus Pertahanan Udara Manapun

Jakarta, IDM – Iran mengklaim bahwa mereka telah mengembangkan rudal hipersonik untuk pertama kalinya. Rudal yang diberi nama Fattah ini disebut dapat menembus sistem pertahanan rudal negara manapun dan mewujudkan ambisi Iran untuk memiliki keunggulan militer.
Dilansir dari Irna.ir, laman resmi pemerintah Iran, Rabu (7/6), rudal hipersonik Fattah diresmikan langsung oleh Presiden Ebrahim Raisi di Teheran pada Selasa (6/6) pagi.
Baca Juga: Pertama Kali, Israel akan Ikut Latihan Militer Terbesar di Afrika
Dalam kesempatan yang sama, komandan unit kedirgantaraan IRGC (Islamic Revolutionary Guard Corps) Brigadir Jenderal Amirali Hajizadeh menjelaskan bahwa Iran terus meningkatkan kemampuan rudal hipersonik yang memiliki kemampuan bermanuver dalam kecepatan 13 hingga 15 mach (5.145 meter per detik).

“Kami dapat mencapai target apa pun dalam jarak 1.400 kilometer. Tidak ada sistem pertahanan di dunia yang dapat melawan rudal tersebut," kata Hajizadeh.
Menurut Hajizadeh, Iran termasuk salah satu negara yang memiliki kemampuan militer unggul di dunia. Sebab, hanya segelintir negara yang memiliki teknologi untuk memperoduksi rudal hipersonik.
Baca Juga: Bendungan Pembangkit Listrik Ukraina Hancur, Ini Dampaknya Bagi Rusia
"Hanya segelintir negara seperti Amerika Serikat (AS), Cina, Rusia dan Korea Utara (Korut) yang mampu membuat rudal hipersonik," jelasnya.
Pada bulan lalu, Iran juga berhasil menguji rudal balistik Khaibar dengan jangkauan 2.000 km. Keberhasilan tersebut di kecam beberapa negara Barat yang menilai Iran telah melanggar resolusi PBB terkait proliferasi nuklir. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































