INTERNASIONAL

Iran dan UE Bahas Langkah Meredakan Ketegangan Nuklir

Ilustrasi rudal Iran
Ilustrasi rudal Iran. (Foto: Energy Intelligence)

Jakarta, IDM - Perwakilan Uni Eropa (UE) telah melakukan pertemuan dengan otoritas Iran untuk membahas pakta proliferasi nuklir pada beberapa waktu lalu. Pertemuan itu disebut sebagai upaya meredakan ketegangan dengan negara-negara barat akibat meningkatnya industri nuklir Iran.

Dilansir dari VOA, Jumat (23/6), delegasi Uni Eropa Enrique Mora telah melakukan negosiasi dengan otoritas nuklir Iran Ali Bagheri di Qatar. Mora mengungkapkan pertemuan itu membahas berbagai isu bilateral yang menghambat implementasi Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA).

Baca Juga: Konflik Kembali Memuncak, PBB Imbau Israel-Palestina Berdamai

"Pembicaraan di Doha itu membahas berbagai masalah bilateral, regional dan internasional, termasuk jalan ke depan menuju diterapkannya JCPOA," kata Mora.

Sementara, Bagheri mengatakan pertemuan dengan Mora telah berjalan efektif dengan saling bertukar pandangan terkait kemungkinan dicabutnya sanksi barat terhadap Iran.

"(Saya) melakukan pertemuan serius dan konstruktif dengan Mora di Doha. Kami bertukar pandangan dan membahas berbagai masalah termasuk negosiasi pencabutan sanksi," kata Bagheri.

Baca Juga: Rudal Ukraina Hantam Jembatan Krimea, Rusia: Tidak Ada Pengaruhnya

Perjanjian JCPOA merupakan kesepakatan antara Iran dengan beberapa negara termasuk Uni Eropa yang mengatur batas pengolahan nuklir sejak tahun 2015. Mulanya, perjanjian tersebut dinilai efektif untuk menahan kekuatan negara yang memiliki kemampuan nuklir tetapi menjadi semakin longgar setelah Amerika Serikat (AS) menarik diri pada tahun 2018.

Serangkaian perundingan untuk memperbarui perjanjian nuklir itu pun telah dilakukan sejak tahun 2021. AS menjadi salah satu pihak yang menerapkan berbagai sanksi ekonomi untuk menekan Iran. Namun, penyelesaian perlombaan kekuatan nuklir yang menganggu stabilitas keamanan global ini masih belum terselesaikan. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.