Ini Fakta Hilangnya Pesawat Tempur F-35 AS Saat Latihan

Jakarta, IDM - Amerika Serikat (AS) kehilangan pesawat tempur F-35 saat sedang latihan militer di dekat Charleston, South Carolina pada beberapa Minggu lalu. Insiden itu membuat Pentagon meminta publik untuk ikut membantu mencari pesawat canggih tersebut.
Dilansir dari BBC, Selasa (19/9), Awalnya, pilot F-35 sempat melaporkan sejumlah masalah pada mesin dan memutuskan untuk melontarkan diri. Namun, pesawat itu tetap terbang dengan mode autopilot, setelah pilot terlontar dengan selamat.
Masalah pun muncul karena pesawat itu sangat sulit ditemukan. Pangkalan militer Charleston pun meminta bantuan publik untuk menemukannya.
Baca Juga: Rusia Klaim Hancurkan Enam Drone Ukraina di Wilayahnya
“Jika Anda memiliki informasi apa pun yang dapat membantu tim pemulihan kami menemukan F-35, silakan hubungi Markas Pusat Operasi Pertahanan,” bunyi pernyataan Charleston di platform X.
Mereka mengaku telah bekerja sama dengan divisi militer AS lain dan perusahaan penerbangan untuk mencoba melacak lokasi F-35B Lightning II, dengan menggunakan aset darat dan udara. Posisi terakhir pesawat itu berada di dekat Danau Moultrie dan Danau Marion, utara Kota Charleston.
Menurut pabrikannya, Lockheed Martin, keunggulan utama F-35 yaitu hampir tidak mungkin dilacak dengan radar dan dilengkapi dengan sensor canggih serta perlengkapan lainnya.
Baca Juga: Kerusakan Pada Mesin, Sistem Proyektil Iran Lukai Warga Sipil
Sementara analis senior di sebuah konsultan pertahanan, JJ Gertler mengatakan perangkat transponder, yang memancar dan menanggapi sinyal di pesawat itu kemungkinan telah terbakar.
“Seluruh kokpit akan terkena asap roket sehingga semua perangkat elektronik, chip, mungkin tidak dapat bertahan, termasuk sistem transponder sinyal di mana pesawat berada,” kata Gertler.
Kendati demikian, puing-puing pesawat senilai $100 juta itu akhirnya ditemukan di wilayah terpencil Williamsburg County, setelah upaya pencarian selama lebih dari 24 jam. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































