Selasa, 16 April 2024

Kerusakan Pada Mesin, Sistem Proyektil Iran Lukai Warga Sipil

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Sebuah proyektil Iran gagal mengenai target ketika sedang latihan militer pada beberapa waktu lalu. Insiden itu melukai dua warga sipil di kota Gorgan, wilayah Iran bagian utara.

Dilansir dari Al Arabiya, Senin (18/9), Kementerian Pertahanan (Kemhan) Iran mengatakan bahwa penyebab utama kecelakaan itu adalah kerusakan pada sistem yang membuatnya tiba-tiba meledak dan jatuh berkeping-keping.

Baca Juga: Menhan Rusia Pamer Sejumlah Rudal dan Pesawat Tempur ke Presiden Korut

“Ketika proses uji coba sistem pertahanan dan drone di wilayah gurun, salah satu sistem tersebut mengalami cacat teknis dan menyimpang dari jalur utamanya,” kata juru bicara Kemhan Iran Reza Talaei-Nik.

“Proyektil tersebut hancur dan sebagiannya jatuh di Kota Gorgan. Sebanyak dua orang terluka,” tambahnya.

Kemhan Iran tidak menjelaskan jenis proyektil yang mengalami kerusakan tersebut. Namun, beberapa media lokal melaporkan bahwa proyektil itu merupakan drone, sedangkan pihak lainnya menyebut proyektil itu adalah rudal yang melenceng dari target.

Baca Juga: Rusia Klaim Hancurkan Enam Drone Ukraina di Wilayahnya

Lebih lanjut, penyebab kerusakan itu masih dalam penyelidikan pihal berwenang Iran. Mereka menegaskan akan menganalisisis secara menyeluruh sifat kerusakan demi mencegah insiden serupa di masa depan.

Sebagai informasi, Iran telah berupaya meningkatkan industri pertahanannya selama beberapa tahun terakhir, meskipun berada di bawah tekanan sanksi AS. Bulan lalu, Iran memamerkan drone ‘Mohajer 10’ yang diklaim mampu menjangkau target sejauh 2.000 km. (bp)

BERITA TERBARU

INFRAME

Panglima TNI Pimpin Serah Terima Jabatan KSAU

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyerahkan bendera panji Swa Bhuwana Paksa kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) yang baru Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono. Upacara serah terima jabatan (sertijab) tersebut berlangsung di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (5/4).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER