Rusia Klaim Hancurkan Enam Drone Ukraina di Wilayahnya

Jakarta, IDM - Rusia mengklaim bahwa sistem pertahanan udaranya telah menjatuhkan sebanyak enam serangan drone Ukraina di wilayahnya termasuk Semenanjung Krimea pada beberapa waktu lalu. Serangan itu menunjukkan kapasitas tempur drone Kyiv terus bertambah.
“Pada 17 September, Ukraina berupaya melakukan serangan drone terhadap objek-objek di wilayah Federasi Rusia, yang berhasil dihentikan,” kata Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia melansir AA, Senin (18/9).
Baca Juga: Pasukan Ukraina Klaim Rebut Kembali Desa di Selatan Bakhmut
Drone itu disebut memasuki wilayah distrik Istrinsky dan distrik Domodedovo, Rusia. Namun hingga saat ini, pihak berwenang Ukraina belum mengomentari klaim tersebut.
Lebih lanjut, Kemhan Rusia juga mengatakan pihaknya menghancurkan empat drone lainnya di Semenanjung Krimea. Sebagai informasi, wilayah itu telah dianeksasi Moskow pada tahun 2014.
Baca Juga: Menhan Rusia Pamer Sejumlah Rudal dan Pesawat Tempur ke Presiden Korut
Serangan drone terhadap Rusia ini meningkat secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Sementara, Komando Angkatan Udara Ukraina mengklaim Rusia menyerang fasilitas pertanian sipil di wilayah selatan Odessa dengan rudal, tetapi tidak ada laporan korban jiwa. Klaim saling tuduh ini terus terjadi sejak perang berkecamuk pada Februari tahun lalu. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































