HANKAM

TNI AU dan RAAF Asah Interoperabilitas dalam Latma Elang Ausindo 2023

Muhammad Mujib, Ken Bowes
Danlanud Sam Ratulangi Marsma TNI Muhammad Mujib dan Atase Udara Australia di Jakarta Group Captain Ken Bowes saat membuka Latma Elang Ausindo 2023. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM - Sejumlah penerbang tempur (fighter) TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Angkatan Udara Australia (Royal Australian Air Force/RAAF) siap mengasah interoperabilitas dalam latihan bersama (Latma) Elang Ausindo 2023.

Latma ini secara resmi dibuka oleh Komandan Lanud Sam Ratulangi, Marsma TNI Muhammad Mujib melalui upacara yang digelar di Gedung VIP Pemda, Lanud Sam Ratulangi, Manado, Senin (18/9) dan turut dihadiri oleh para penerbang serta teknisi angkatan udara kedua negara.

Baca Juga: Meninggal di Lebanon Jenazah Serma Anumerta Dudi Iskandar Tiba di Indonesia

Dalam sambutannya, Danlanud Sam Ratulangi mengungkap, latma ini bertujuan untuk menghasilkan taktik dan teknik operasi udara yang lebih canggih. Dengan demikian, para personel TNI AU dan RAAF nantinya dapat lebih siap dalam menghadapi dinamika tantangan di masa depan.

Muhammad Mujib, Ken Bowes
Personel TNI AU dan RAAF yang mengikuti Latma Elang Ausindo 2023. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

"Latihan ini juga memiliki arti penting untuk meningkatkan kapabilitas dan profesionalisme para peserta,” sambung Danlanud.

Sementara itu, Atase Udara Australia di Jakarta, Group Captain Ken Bowes mengatakan bahwa Latma Elang Ausindo tahun ini memiliki makna khusus dan bertepatan dengan momen 30 tahun berjalannya kerja sama militer di antara TNI AU serta RAAF melalui sejumlah latihan bersama.

Baca Juga: KSAD: TNI AD Butuh Perwira Rohani Katolik yang Berkualifikasi Pastor

“Kerja sama ini penting untuk membangun fondasi persahabatan, saling pengertian, dan menghormati satu sama lain. Dalam semangat perayaan 30 tahun, hubungan antara TNI AU dan RAAF diharapkan akan terus tumbuh dan berkembang di masa depan,” ungkap Bowes.

Kokohnya hubungan kerja sama di antara TNI AU dan RAAF juga dapat menjadi landasan kokoh bagi angkatan udara kedua negara dalam menghadapi berbagai tantangan di Asia Pasifik; serta menjaga perdamaian dan keamanan yang berkelanjutan. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.