Indonesia Kecam Bombardir Israel terhadap Lebanon

Jakarta, IDM – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengecam keras rentetan serangan Israel ke berbagai wilayah di Lebanon, yang telah menewaskan lebih dari 250 orang.
Sebelumnya, Israel kembali memborbardir Lebanon yang diklaim menargetkan Hizbullah. Serangan ini dilakukan setelah tercapainya kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran, yang dimediasi oleh Pakistan.
Baca Juga: AS Sebut Penghentian Konflik di Lebanon Tidak Termasuk dalam Kesepakatan Gencatan Senjata
Serangan itu merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional serta berisiko semakin memperburuk ketegangan regional yang membahayakan keamanan global.
"Indonesia menuntut Israel untuk segera dan secara permanen menghentikan kekerasan dan agresi di Lebanon. Indonesia juga menegaskan pentingnya perlindungan terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil, sesuai dengan kewajiban hukum internasional," tulis Kemlu RI, dikutip pada Jumat (10/4).
Baca Juga: Trump Kembali Singgung NATO karena Enggan Terlibat Perang Iran
"Indonesia menyerukan kepada seluruh pihak yang terlibat untuk menahan diri secara maksimal, melakukan upaya de-eskalasi, mengedepankan dialog, serta menghindari langkah-langkah yang dapat memperburuk situasi," tegasnya.
Melansir Al Jazeera, Kementerian Kesehatan Lebanon mengungkapkan bahwa serangan Israel ke Lebanon sejak Rabu lalu telah menewaskan 254 orang dan 1.165 lainnya terluka. Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz menyatakan bahwa serangan itu menargetkan fasilitas infrastruktur Hizbullah sekaligus menjadi yang terbesar sejak 'Operation Beepers', merujuk pada serangan yang melibatkan alat komunikasi Pager pada 2024. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































