Indonesia Gabung Board of Peace Tanpa Iuran, Menlu: Bagian Diplomasi Aktif Presiden Prabowo

Jakarta, IDM - Menteri Luar Negeri Sugiono memastikan bahwa keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) tidak disertai kewajiban pembayaran iuran sebesar US$ 1 miliar, sebagaimana isu yang sempat beredar di publik.
Ia menegaskan seluruh negara yang diundang menjadi anggota Board of Peace secara otomatis memperoleh status keanggotaan selama tiga tahun tanpa biaya.
“Tidak ada iuran. Semua negara yang diundang itu entitled menjadi anggota selama tiga tahun,” ujar Sugiono.
Baca Juga: Bertemu PM Finlandia, Xi Tekankan Pentingnya Sistem Internasional dan Multipolar
Sugiono menjelaskan langkah Indonesia bergabung dalam Board of Peace merupakan implementasi kebijakan luar negeri Presiden Prabowo Subianto yang menekankan peran aktif Indonesia dalam diplomasi perdamaian global.
Menurutnya, Board of Peace dibentuk sebagai mekanisme internasional untuk merespons situasi kemanusiaan di Gaza dan Palestina, termasuk upaya penghentian kekerasan dan rekonstruksi wilayah terdampak konflik.
“Pembentukan Board of Peace ini merupakan upaya untuk bisa menyelesaikan situasi di Gaza, khususnya Palestina,” jelas Sugiono.
Baca Juga: Korut Luncurkan Rudal Balistik ke Laut Timur
Senada dengan hal tersebut, Juru Bicara Kemlu RI Vahd Nabyl A. Mulachela menyatakan m Indonesia memandang Board of Peace bukan sebagai solusi final konflik Palestina, melainkan sebagai langkah sementara yang didukung Dewan Keamanan PBB.
“Indonesia memandang Dewan Perdamaian bukan sebagai tujuan akhir, melainkan sebagai mekanisme sementara untuk menghentikan kekerasan dan melindungi warga sipil di Jalur Gaza,” ungkap Vahd. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































