Hadapi Korut, Korsel dan AS Perkuat Kerja Sama Pertahanan

Jakarta, IDM - Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS) memperkuat kerja sama dengan menandatangani Tailored Deterrence Strategy (TDS). Pembaruan perjanjian keamanan bilateral ini dilakukan untuk menghadapi ancaman nuklir dan rudal Korea Utara (Korut).
Dilansir dari Defense.gov, laman resmi Kemhan AS, Selasa (14/12), pembaruan itu dianggap perlu karena strategi yang ada tidak cukup untuk mengatasi pesatnya perkembangan program rudal dan nuklir Korut. Menhan AS Austin Lloyd tidak menjelaskan secara merinci, tetapi disebutkan bahwa perjanjian ini memungkinkan pihaknya untuk mengerahkan aset militer strategis ketika membela Korsel.
Baca Juga: Hadapi Pengaruh Cina, Australia Sepakati Perjanjian Bilateral dengan Tuvalu
“Sebagai pengakuan atas perubahan lingkungan keamanan, aliansi ini harus mengadopsi sikap yang responsif terhadap ancaman paling mendesak Korut, serayaa berkontribusi terhadap keamanan kawasan dan dunia,” katanya.
Bersama Menhan Korsel Shin Won-sik, Lloyd sepakat untuk meningkatkan latihan gabungan dalam mempersiapkan diri terhadap berbagai kemungkinan ancaman Korut.
Baca Juga: Korsel, AS dan Jepang Sepakat Luncurkan Sistem Berbagi Data Peringatan Rudal Korut
“Kita telah membangun salah satu aliansi yang paling kuat di muka bumi. Kita telah mencegah konflik yang lebih besar di Semenanjung Korea selama tujuh dekade," ujarnya.
Keduanya pun menguraikan tiga prioritas utama kerja sama, yaitu mencegah serangan strategis dari pihak-pihak yang bermusuhan di kawasan; memodernisasi kemampuan masing-masing negara untuk memperkuat kapabilitas pertahanan gabungan; dan memperkuat solidaritas dengan mitra-mitra yang bertujuan sama di kawasan. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































