INTERNASIONAL

Korsel, AS dan Jepang Sepakat Luncurkan Sistem Berbagi Data Peringatan Rudal Korut

Pertemuan Trilateral
Pertemuan Trilateral antara Menhan Korsel, AS dan Jepang. (Foto: Dok. X/Secdef Lloyd Austin)

Jakarta, IDM - Korea Selatan (Korsel), Amerika Serikat (AS) dan Jepang sepakat untuk meluncurkan sistem berbagi data peringatan rudal secara real-time di akhir tahun ini. Tujuannya untuk mendeteksi dan mengobservasi peluncuran rudal balistik Korea Utara (Korut) dengan lebih akurat.

“Para menteri pertahanan (menhan) ketiga negara menilai bahwa persiapan mekanisme pembagian waktu nyata ( real-time sharing) yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masing-masing negara dalam mendeteksi dan menilai rudal Korut, saat ini sedang dalam tahap akhir. Mereka telah sepakat untuk mengaktifkan mekanisme itu di Desember," kata Kementerian Pertahanan Korsel melansir dari Yonhap, Senin (13/11).

Baca Juga: Filipina Sebut Cina Tembak Meriam Air ke Kapal Penjaga Pantai

Mereka juga sepakat untuk menguraikan rencana latihan militer trilateral pada akhir tahun ini, agar pelatihan gabungan dapat berjalan lebih sistematis dan efisien. Skenario latihan pun akan difokuskan untuk meningkatkan interoperabilitas di kawasan.

“Mereka juga sepakat untuk terus memperluas pelatihan trilateral ke berbagai bidang di masa depan,” katanya.

Baca Juga: Hadapi Pengaruh Cina, Australia Sepakati Perjanjian Bilateral dengan Tuvalu

Sebelumnya, ketiga negara ini juga menggelar latihan udara dan maritim di sekitar Semenanjung Korea. Dalam kesempatan itu, para menhan mengecam aktivitas rudal dan nuklir terbaru Korut dan berkomitmen untuk bekerja sama demi mewujudkan denuklirisasi Korut sesuai dengan resolusi Dewan Keamanan PBB.

Sementara, Korut melakukan dua uji coba rudal balistik antarbenua berbahan bakar padat Hwasong-18 awal di tahun ini, dan diduga akan meluncurkan satelit pengintai militer pertamanya usai dua kali gagal pada bulan Mei dan Agustus. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.