Dua Kapal Militer Cina Tabrakan Saat Kejar Kapal Filipina

Jakarta, IDM – Kapal perusak Angkatan Laut Cina menabrak kapal penjaga pantainya sendiri (CCG 3104) ketika mengejar kapal Penjaga Pantai Filipina (PCG) di perairan Laut Cina Selatan pada beberapa waktu lalu.
Juru bicara Penjaga Pantai Filipina, Komodor Jay Tarriela mengunggah detik-detik insiden yang terjadi pada Senin (11/8) di dekat Scarborough Shoal, wilayah yang menjadi sengketa kedua negara itu melalui platform X.
Baca Juga: Kamboja Bantah Sebar Ranjau di Perbatasan Thailand
Dalam rekaman itu menunjukkan bahwa CCG 3104 mengejar Kapal PCG BRP Suluan, yang sedang menjalankan misi distribusi bahan bakar dan bantuan kepada puluhan kapal nelayan Filipina, dengan kecepatan tinggi.
Kapal CCG 3104 terus berupaya mendekati Kapal PCG BRP Suluan hingga akhirnya menyebabkan tabrakan keras dengan kapal perusak Angkatan Laut Cina Guilin 164 yang juga beroperasi di area tersebut. Tabrakan terjadi di haluan depan CCG 3104 dan membuatnya tidak layak berlayar.
Baca Juga: Golden Dome akan Terdiri dari Empat Lapis Sistem Pertahanan
Menanggapi insiden itu, Tarriela mengungkapkan bahwa PCG langsung menawarkan bantuan, evakuasi kru, perawatan medis, dan pertolongan lainnya. Namun, tidak ada tanggapan dari CCG dan belum diketahui apakah terdapat korban luka.
"Kapal CCG 3104, yang sedang mengejar BRP Suluan dengan kecepatan tinggi, melakukan manuver berisiko dari sisi kanan Kapal PCG, yang mengakibatkan tabrakan dengan kapal perang Angkatan Laut Cina. Hal ini mengakibatkan kerusakan parah pada haluan kapal CCG, sehingga tidak layak laut," tulis Tarriela dikutip pada Rabu (13/8). (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































