DPR Apresiasi RI Gabung Dewan Perdamaian, Ingatkan Komitmen Palestina Merdeka

Jakarta, IDM – Anggota Komisi I DPR RI Oleh Soleh, menyampaikan apresiasi atas keputusan Presiden Prabowo Subianto menandatangani piagam Dewan Perdamaian (Board of Peace Charter) di Davos, Swiss.
Bergabungnya Indonesia dalam inisiatif yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump dinilai sebagai langkah strategis dalam mendorong stabilitas di Gaza dan memperjuangkan kemerdekaan Palestina.
Namun demikian, Oleh mengingatkan agar keikutsertaan Indonesia tidak dimanfaatkan sebagai legitimasi politik oleh pihak tertentu.
Baca Juga: DPR Nilai Kunjungan Presiden Prabowo ke Inggris Strategis di Tengah Geopolitik Global
“Langkah ini patut diapresiasi, tetapi jangan sampai Dewan Perdamaian justru menjadi alat legitimasi bagi Presiden Trump dan PM Israel Benjamin Netanyahu untuk mengakuisisi wilayah Gaza tanpa melibatkan otoritas Palestina,” ujar Oleh, Senin (26/1).
Ia menegaskan pentingnya transparansi mekanisme pengambilan keputusan serta posisi kesetaraan antaranggota dalam Dewan Perdamaian tersebut.
Menurutnya, pemerintah perlu memastikan forum tersebut benar-benar mendorong solusi dua negara yang menjamin kemerdekaan Palestina.
Baca Juga: Indonesia Masuk Dewan Perdamaian Gaza, DPR Dorong Prinsip Bebas Aktif dan Dukungan Palestina
Oleh juga mengingatkan adanya risiko politik yang harus diantisipasi secara serius oleh pemerintah.
Ia menegaskan keikutsertaan Indonesia tidak boleh dimanfaatkan sebagai pembenaran atas langkah-langkah sepihak yang berpotensi merugikan rakyat Palestina.
Oleh menilai kekhawatiran tersebut bukan tanpa dasar. Pasalnya, sejak Dewan Perdamaian diumumkan, berbagai spekulasi berkembang di tingkat internasional, termasuk dugaan bahwa forum tersebut dapat digunakan untuk melegitimasi penguasaan Gaza, bahkan melemahkan peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). (Ykb)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































