INTERNASIONAL

Cina Tepis Tuduhan AS Terkait Klaim Laut Cina Selatan

Perwakilan Tetap Cina untuk PBB Fu Cong
Perwakilan Tetap Cina untuk PBB Fu Cong. (Foto: Dok. X/China Mission to UN)

Jakarta, IDM – Cina menolak tuduhan Amerika Serikat (AS) yang menyatakan bahwa klaim maritim di Laut Cina Selatan telah melanggar hukum. Hal itu diungkapkan oleh perwakilan tetap Cina untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Fu Cong saat Debat Terbuka Dewan Keamanan tentang aturan Hukum Internasional pada beberapa waktu lalu.

"Kedaulatan teritorial dan hak serta kepentingan maritim Cina di Laut Cina Selatan didasarkan pada landasan historis dan hukum yang kuat," katanya melansir Xinhua, Selasa (27/1).

Baca Juga: Bertemu PM Finlandia, Xi Tekankan Pentingnya Sistem Internasional dan Multipolar

"Saya juga ingin mengingatkan perwakilan AS bahwa AS bukanlah pihak dalam Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS), dan tidak berhak untuk menganggap dirinya sebagai hakim UNCLOS dan menunjuk jari ke negara lain," tegasnya.

Menurutnya, AS telah mengabaikan konteks sejarah dan fakta objektif mengenai Laut Cina Selatan dan menimbulkan masalah dengan mengerahkan senjata ofensif, termasuk rudal jarak menengah berbasis darat di wilayah tersebut.

Baca Juga: Menhan Sjafrie Pastikan Pengerahan Pasukan Perdamaian ke Gaza Gunakan Biaya Sendiri

Ia pun mengecam AS karena menggunakan dalih kebebasan navigasi untuk mengerahkan kapal, pesawat tempur hingga latihan militer di Laut Cina Selatan. Ia menegaskan, langkah itu melanggar wilayah perairan dan ruang teritorial Cina, serta perairan dan ruang udara di sekitar pulau dan terumbu karang Cina.

"Siapa yang terlibat dalam praktik pemaksaan dan intimidasi di Laut Cina Selatan? Siapa yang mengganggu stabilitas regional dan mengancam kebebasan dan keamanan navigasi? Siapa yang merusak supremasi hukum internasional? Fakta-faktanya sudah jelas," pungkas Fu. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.