Menhan Sjafrie Pastikan Pengerahan Pasukan Perdamaian ke Gaza Gunakan Biaya Sendiri

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin memastikan pengerahan pasukan perdamaian ke Jalur Gaza, Palestina, menggunakan biaya sendiri.
Hal itu disampaikan Menhan Sjafrie menanggapi soal isu iuran dalam keanggotaan Dewan Perdamaian bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Dewan Perdamaian dibentuk untuk merekonstruksi Gaza, di mana Indonesia tergabung dalam dewan tersebut.
Baca Juga: Pererat Kerja Sama dengan Canada, Cina: Bukan Ditujukan kepada Negara Lain
Sjafrie mengatakan bahwa Kemhan RI menunggu keputusan Kementerian Luar Negeri terkait iuran tersebut.
“Tetapi yang pasti bahwa pelibatan (pasukan perdamaian) ini adalah self-funded, di mana kita mengutamakan kemampuan yang ada untuk kita siapkan sebagai pasukan kita,” ujar Sjafrie setelah rapat bersama Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (26/1).
Di sisi lain, TNI juga telah menyiapkan pasukan perdamaian untuk merekonstruksi Gaza. Pasukan akan terdiri dari tiga Brigade Komposit dan dipimpin perwira tinggi bintang tiga. Dalam satu brigade akan terdapat batalion kesehatan, batalion zeni, dan batalion bantuan mekanis.
Baca Juga: Taiwan Pantau Perubahan Elite Militer Cina
Sjafrie sebelumnya mengatakan, ada dua opsi mengirim pasukan perdamaian ke Gaza. Pertama, lewat persetujuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Kedua, lewat naungan organisasi internasional inisiasi Donald Trump, yang kini bernama Dewan Perdamaian.
“Saya kira Panglima TNI sudah mempersiapkan satu brigade dan kita akan kirim per batalion. Sebelumnya kita kirim 50 orang untuk tim edukasi,” kata Menhan Sjafrie. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































