INTERNASIONAL

Cina Desak AS-Iran Lanjut Negosiasi Berdasarkan MoU Islamabad

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Cina Guo Jia-kun
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Cina Guo Jia-kun (Foto: Dok. Fmprc.gov.cn)

Jakarta, IDM – Cina menyerukan agar Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali menjalankan kerangka kerja Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad dan melanjutkan dialog.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Guo Jia-kun menegaskan komitmen dukungan untuk mengakhiri konflik melalui jalur politik dan diplomatik antara AS dan Iran. Hal itu diungkapkan di tengah laporan bahwa Teheran mengirim proposal terkait Selat Hormuz ke AS melalui mediator Qatar.

Baca Juga: Ranjau Meledak di Zona Demiliterisasi, Korut Bantah Terlibat

"Cina mendukung penyelesaian sengketa melalui cara-cara politik dan diplomatik serta berharap Iran dan Amerika Serikat akan tetap berpegang pada pilihan damai mereka, kembali pada Memorandum Kesepahaman Islamabad, dan memulai kembali dialog serta negosiasi sesegera mungkin," imbuhnya melansir Fmprc.gov.cn, Kamis (1/10).

"Sejak pecahnya konflik, Cina secara aktif berkomitmen untuk menghentikan perang dan mendorong perdamaian, serta bersedia menjunjung tinggi serangkaian inisiatif dan gagasan yang diajukan oleh Presiden Xi Jinping yang ditujukan bagi perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah, sembari terus berupaya memulihkan perdamaian dan ketenteraman di Timur Tengah dan kawasan Teluk sesegera mungkin," sambungnya.

Baca Juga: Pasukan AS Angkat Kaki, Irak Berkomitmen Wilayahnya Takkan Digunakan untuk Sebar Ancaman

Konflik berkecamuk ketika AS dan Israel meluncurkan serangan udara gabungan ke Iran pada 28 Februari lalu. Teheran membalas dengan serangan rudal dan drone ke pangkalan militer AS di negara-negara Teluk dan menutup Selat Hormuz, jalur strategis untuk pasokan energi global. Sementara, AS juga memberlakukan blokade maritim terhadap pelabuhan Iran.

Upaya untuk mengakhiri perang terus berlanjut sejak disepakatinya Nota Kesepahaman Islamabad pada 18 Juni, yang bertujuan untuk mencapai kesepakatan perdamaian akhir tentang navigasi di jalur perairan strategis serta program nuklir Iran.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.