Cina Bantah Bantu Iran Produksi Rudal

Jakarta, IDM – Juru bicara Kemlu Cina Guo Jiakun membantah bahwa Beijing mendukung Iran dalam memproduksi rudal, di tengah konflik dengan Amerika Serikat (AS).
"Kami menentang tuduhan tak berdasar tanpa dasar fakta," kata Guo Jiakun melalui laman resminya Fmprc.gv.cn, Selasa (12/5).
Baca Juga: Korut Ikut Parade Victory Day, Korsel: Hubungan dengan Rusia Semakin Erat
Hal itu ia ungkapkan menanggapi pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang menuduh Cina telah “memberikan dukungan [ke Iran] terkait beberapa bagian spesifik dalam pembuatan rudal", dalam wawancara program '60 minutes' CBS.
"Sebagai negara besar yang bertanggung jawab, Cina selalu dengan ketat memenuhi kewajiban internasionalnya, berkomitmen untuk menghentikan perang dan mempromosikan perdamaian, serta berupaya meredakan situasi," jelasnya.
Baca Juga: Rusia Sebut Ukraina Melakukan 23.800 Pelanggaran Gencatan Senjata
Adapun, Israel dan AS meluncurkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari. Iran meluncurkan serangan balasan terhadap Israel dan negara-negara Teluk yang memiliki markas militer AS sekaligus mengizinkan penggunaannya untuk menyerang Teheran.
Seperti Israel, AS turut meyakini bahwa Cina mendukung Iran dan menjatuhkan sanksi pada perusahaan minyak dan pencitraan satelit. Baru-baru ini, AS juga menjatuhkan sanksi pada tiga individu dan sembilan perusahaan karena dianggap membantu pengiriman minyak Iran ke Cina. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































