Bertemu Xi Jinping, Putin Terbuka untuk Perundingan Damai dengan Ukraina

Jakarta, IDM – Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Cina Xi Jinping menegaskan kembali hubungan bilateral mereka dengan menandatangani kesepakatan strategis sekaligus menyerukan solusi diplomatik terhadap konflik di Ukraina. Meskipun Putin mengaku terbuka untuk melakukan perundingan damai, ia tidak melihat adanya tanda-tanda dari Ukraina maupun sekutu baratnya untuk melakukan hal serupa.
Dilansir dari Wall Street Journal, Rabu (22/3), dalam pernyataan bersama Cina dan Rusia yang sepakati pada Selasa 21 Maret, kemitraan kedua negara tersebut merupakan strategi untuk menghadapi tantangan tatanan dunia yang didominasi oleh Amerika Serikat (AS). Meskipun begitu, mereka menegaskan upaya atau strategi tersebut tidak bersifat konfrontatif.
“Kemitraan tidak bersifat konfrontatif dan tidak ditujukan terhadap negara ketiga. Kami berupaya melakukan percepatan proses pembentukan tatanan dunia yang multipolar,” ujar pernyataan bersama Cina-Rusia.
Baca Juga: NATO Desak Anggotanya Tingkatkan Anggaran Militer Hingga Dua Persen
Pertemuan kedua pemimpin ini menunjukkan adanya upaya Putin memperat dukungan di tengah konflik yang masih memanas di Ukraina. Sebagai salah satu negara dengan perekonomian yang kuat, Cina telah menjadi jalur pemasukan penting bagi Rusia saat menghadapi sanksi Barat. Hubungan kedua negara pun semakin erat dengan disepakatinya kerja sama ekonomi yang berlangsung hingga 2030.
Sebelumnya, Cina telah menggambarkan posisinya yang bersedia untuk menjadi mediator antara Rusia dan Ukraina. Melalui proposal 12 poin perdamaian, Cina percaya konflik yang telah terjadi lebih dari satu tahun itu dapat diakhiri secara diplomatis. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































