Awali 2026 di Lokasi Bencana, Presiden Prabowo Tegaskan Kehadiran Negara untuk Rakyat

Jakarta, IDM – Presiden RI Prabowo Subianto mengawali tahun 2026 dengan meninjau langsung wilayah terdampak bencana di Aceh Tamiang, Aceh.
Kunjungan ini menjadi penegasan komitmen pemerintah pusat dalam memastikan pemulihan pascabencana berjalan cepat dan terkoordinasi.
Setelah sehari sebelumnya mengunjungi Tapanuli Selatan, Prabowo memantau hunian sementara (huntara) yang dibangun Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).
Baca Juga: Usai Tahun Baru di Tapsel, Presiden Prabowo Tinjau Pembangunan Hunian Sementara di Aceh Tamiang
Hunian tersebut disiapkan bagi warga yang terdampak bencana di wilayah Aceh.
“Saya kemarin sempat ke Tapanuli Selatan. Dan hari ini saya kembali ke Aceh Tamiang yang merupakan salah satu kabupaten yang paling besar terdampak bencana,” ujar Prabowo saat memimpin rapat koordinasi.
Rapat tersebut dihadiri sepuluh menteri Kabinet Merah Putih, 15 direktur utama BUMN, Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, serta Bupati Aceh Tamiang.
Prabowo menjelaskan tidak semua lokasi bencana bisa ia datangi secara bersamaan.
Baca Juga: Menhan Sjafrie Bentuk Satgas Kuala untuk Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana
“Saya minta maaf, saya belum bisa ke semua titik bencana, tapi saya pilih hadir di tempat-tempat yang sedang ada kegiatan penting,” katanya.
Kepala Negara menegaskan akan tetap berupaya mendatangi daerah lain yang terdampak parah.
“Insya Allah saya coba tetap ke daerah-daerah yang dampaknya besar. Akan saya datangi,” tegasnya. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































