AS Tekan Israel Jaga Gencatan Senjata: 30 Hari jadi Ujian Hubungan Bilateral

Jakarta, IDM – Peringatan Amerika Serikat kepada Israel soal 30 hari kritis ke depan menandakan kekhawatiran Washington terhadap rapuhnya gencatan senjata Gaza.
Menurut sumber diplomatik yang dikutip dari The Times of Israel, pemerintahan AS berupaya keras menyeimbangkan dukungan terhadap sekutu lamanya dengan tekanan internasional yang menuntut deeskalasi konflik.
Baca Juga: Terkait Asal Negara Pasukan Stabilisasi Gaza, Netanyahu: Kami yang akan Tentukan
Kunjungan delegasi Gedung Putih, yang dipimpin Wakil Presiden JD Vance serta diikuti penasihat Jared Kushner dan Steve Witkoff, menunjukkan urgensi AS dalam memastikan kesepakatan yang baru tercapai itu tidak runtuh.
“Pesan mereka jelas, jangan ambil langkah yang bisa menggagalkan fase berikutnya dari gencatan senjata,” ungkap seorang pejabat Israel.
Selain mempertahankan ketenangan di Gaza, AS juga mendorong pembicaraan mengenai rekonstruksi dan solusi politik jangka panjang untuk kawasan tersebut.
Dalam pertemuan tersebut, penasihat senior AS Jared Kushner dan Steve Witkoff juga meminta Perdana Menteri Benjamin Netanyahu agar tak mengganggu gencatan senjata yang tengah berlangsung.
Baca Juga: Prajurit TNI Peringati Hari PBB ke-80 di Kongo
"Jangan bertindak dengan cara yang membahayakan gencatan senjata. Kami ingin melakukan segalanya untuk mencapai fase kedua," ujarnya.
Washington menegaskan gencatan senjata kali ini jadi langkah awal menuju proses politik yang lebih luas, termasuk pembahasan soal rekonstruksi Gaza dan kembalinya stabilitas di wilayah. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































