INTERNASIONAL

AS Sebut Cina Terus Berupaya Perluas Postur Militer di Indo-Pasifik

Kapal selam USS Kentucky
Kapal selam USS Kentucky yang berkunjung ke pelabuhan Busan, Korsel pada pertengahan Juli lalu. (Foto: Dok. Defense.gov)

Jakarta, IDM - Kementrian Pertahanan Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa pihaknya secara penuh sadar atas tantangan keamanan yang disebabkan oleh meningkatnya postur kekuatan Cina, khususnya di wilayah Indo-Pasifik. Berbagai strategi dan kebijakan yang diterapkan AS pun disebut berfokus untuk menanggapi tantangan tersebut.

Dilansir dari Defense.gov, laman resmi Kementrian Pertahanan AS, Jumat (21/7), asisten Pentagon untuk urusan keamanan Indo-Pasifik Ely Ratner mengatakan, Cina merupakan negara yang seringkali bertindak konfrontatif dan mengganggu kepentingan strategis AS. Menurutnya, hal itu dilakukan karena Cina berupaya untuk merubah tatanan internasional.

Baca Juga: Usai Odesa, Rusia Serang Kota Pelabuhan Mykolaiv

"Cina adalah satu-satunya negara di dunia dengan kemauan dan kemampuan yang semakin meningkat untuk mengubah tatanan internasional dengan cara yang akan sangat menganggu kepentingan vital AS," kata Ratner.

Sejalan dengan itu, berbagai strategi dan kebijakan AS difokuskan untuk menghadapi Cina. Ratner menilai, berbagai langkah strategis AS itu mulai membuahkan hasil berupa menjaga kepentingan nasional negara Paman Sam tersebut.

Baca Juga: Korut Belum Tanggapi Permintaan AS untuk Pulangkan Tentara yang Ditahan

“Kementrian Pertahanan telah menerapkan strategi, doktrin, kebijakan, dan sumber daya untuk melawan Cina. Upaya ini mulai menunjukkan hasil yang berarti,” ujarnya.

Kendati demikian, Ratner memperkirakan Cina akan terus berusaha menyaingi dan melampaui AS di tahu-tahun mendatang. Oleh sebab itu, pemerintahan AS berkomitmen untuk terus selangkah lebih maju di berbagai bidang termasuk inovasi teknologi pertahanan. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.