INTERNASIONAL

AS Sebut Cina Ratusan Kali Lakukan Manuver Berbahaya di Udara

Pesawat tempur J-16 cina
Pesawat tempur J-16 bermanuver dekat pesawat RC-135 AS di atas Laut Cina Selatan pada 29 Mei lalu. (Foto: Dok. Angkatan Udara AS)

Jakarta, IDM - Amerika Serikat (AS) sebut pesawat Angkatan Udara Cina telah berulang kali melakukan manuver yang membahayakan di udara. Tindakan itu merupakan wujud agresif Cina yang dikalim terus meningkat.

Dilansir dari Reuters, Kamis (19/10), pejabat pemerintahan Joe Biden menyebut setidaknya Cina telah 200 kali melakukan manuver berbahaya dekat pesawat AS sejak 2021. Bahkan, jumlahnya meningkat jika digabungkan dengan manuver jarak dekat yang 'tidak aman dan tidak profesional' terhadap pesawat sekutu.

Baca Juga: Korsel Gelar Latihan Gabungan Anti-Ranjau di Semenanjung Korea

"Telah terjadi 180 insiden sejak tahun 2021 terhadap pesawat militer AS dan meningkat menjadi 300 termasuk manuver berbahaya di dekat pesawat sekutu," kata pejabat yang tidak disebutkan namanya tersebut.

Sementara, Cina mengklaim pihaknya telah mencegat pesawat militer Kanada di sekitar Pulau Diayou di Laut Cina Selatan pada beberapa waktu lalu. Menurut juru bicara kemenlu Cina Mao Ning, Kanada telah melanggar wilayah teritorial.

“Pesawat CP-140 Kanada secara ilegal menyusup ke wilayah udara Chiwei Yu, sebuah pulau yang menjadi bagian Kepulauan Diaoyu Cina, secara serius melanggar kedaulatan Cina dan mengancam keamanan nasional,” katanya.

Baca Juga: Pasokan Bantuan Kemanusiaan untuk Gaza, Menumpuk di Perbatasan Rafah

Hubungan antara AS dan Cina seringkali bersitegang, dengan adanya berbagai perselisihan terkait penggunaan jalur laut dan udara internasional di wilayah Laut Cina Selatan, yang diklaim sepihak oleh Cina.

Kendati demikian, pihak Pentagon mengatakan telah menerima undangan untuk menghadiri forum keamanan tahunan Cina pada akhir Oktober, yang diduga bagian dari upaya menghidupkan kembali komunikasi dan hubungan militer keduanya. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.