AS, Qatar dan Mesir Ajak Israel-Hamas Lanjutkan Perundingan Gencatan Senjata

Jakarta, IDM - Amerika Serikat (AS), Qatar dan Mesir telah meminta Israel-Hamas untuk melanjutkan perundingan guna mencapai gencatan senjata di Jalur Gaza karena dikhawatirkan memicu eskalasi regional lebih lanjut.
Dalam pernyataan bersama, ketiga negara itu mendesak Israel dan Hamas untuk melanjutkan perundingan di Doha, Ibu Kota Qatar atau Kairo, Ibu Kota Mesir pada tanggal 15 Agustus mendatang.
Baca Juga: Ikut Afsel, Turki Gugat Israel dalam Kasus Genosida di Gaza
"Kami telah meminta kedua belah pihak untuk melanjutkan diskusi mendesak pada hari Kamis, 15 Agustus di Doha atau Kairo untuk menutup semua kesenjangan yang tersisa dan memulai implementasi kesepakatan tanpa penundaan lebih lanjut," tulis pernyataan bersama tersebut melansir Whitehouse.gov, laman Kepresidenan AS, pada Jumat (9/8).
Lebih lanjut, dikatakan bahwa ketiganya siap untuk mengajukan proposal akhir yang menyelesaikan masalah terkait implementasi dengan cara yang memenuhi harapan semua pihak. Hal itu dilakukan untuk mengakhiri konflik dengan segera sekaligus membebaskan para tawanan.
Baca Juga: Filipina Sebut Cina Telah Reklamasi 3.000 hektar di Laut Cina Selatan
"Tidak ada lagi waktu yang terbuang atau alasan dari pihak mana pun untuk menunda lebih lanjut. Sudah saatnya untuk membebaskan para sandera, memulai gencatan senjata, dan melaksanakan perjanjian ini," katanya.
Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu segera menanggapi seruan tersebut, dengan mengatakan pihaknya akan mengirim delegasi untuk menghadiri perundingan di minggu depan. Sedangkan, Hamas belum memberi tanggapan. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































