AS Peringatkan Korut untuk Tidak Pasok Senjata ke Rusia

Jakarta, IDM - Amerika Serikat (AS) memperingatkan Korea Utara (Korut) untuk tidak menjual persenjataan ke Rusia. Jika itu terjadi, Korut disebut akan "menanggung konsekuensi" karena telah membantu pemerintah Putin berperang di Ukraina.
Dilansir dari Al Jazeera, Rabu (6/9), pernyataan itu diungkapkan oleh Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan yang menanggapi potensi kesepakatan senjata antara Presiden Korut Kim Jong Un dan Presiden Rusia Vladimir Putin. Menurut Sullivan, AS yakin negosiasi antara keduanya sedang berkembang secara aktif.
Baca Juga: Cina Terbitkan Peta Baru, Picu Kecaman dari India
"Memberikan senjata kepada Rusia untuk digunakan di medan perang, untuk mencoba menaklukkan wilayah milik negara berdaulat, tidak akan berdampak baik pada Korut dan mereka akan menanggung konsekuensinya di komunitas internasional,” kata Sullivan.
Dalam pernyataan terpisah, juru bicara Departemen Luar Negeri AS Vedant Patel juga telah memberi peringatan serupa pada Korut, sekaligus menilai bahwa permintaan senjata Rusia ke Korut itu menunjukkan efektivitas sanksi AS yang diterapkan sejak invasi berlangsung.
“Rusia terpaksa mencari senjata di seluruh dunia yang dapat digunakan dalam perang di Ukraina karena adanya sanksi dan kontrol ekspor kami,” kata Patel.
Baca Juga: Perluas Postur Kekuatan, Filipina dan AS Berlayar Bersama di Laut Cina Selatan
Namun, Patel tidak memberikan rincian terkait konsekuensi apa yang akan diterima Korut dari AS. Ia hanya menyebut pihaknya akan “mengambil langkah-langkah yang diperlukan dan koordinasi dengan mitra".
Sementara, Korut tidak memberikan tanggapan apapun terkait klaim AS tersebut. Tuduhan itu pun bukan yang pertama kalinya pernah diungkapkan oleh otoritas AS. Tahun lalu, AS menyebut Korut mengirimkan peluru artileri ke Rusia secara diam-diam. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































