INTERNASIONAL

AS Klaim Ungkap Ratusan WN Cina Berusaha Menyusup ke Pangkalan Militer

Amerika Serikat
Pasukan Amerika Serikat di lanud Carolina Selatan. (Foto: Dok. AF.mil)

Jakarta, IDM - Departemen Pertahanan AS dan badan investigasi FBI mengatakan telah mengungkap lebih dari 100 Warga Negara (WN) Cina yang menyamar sebagai turis untuk mencoba menyusup ke pangkalan militer AS dan situs federal lainnya.

Dilansir dari Fox News, Rabu (6/9), ratusan WN Cina itu dijuluki "pendobrak gerbang" dan masuk ke AS melalui berbagai wilayah perbatasan seperti New Mexico dan Florida. Otoritas AS menyebut, warga yang dilibatkan itu disaring melalui beberapa tes.

Baca Juga: AS Peringatkan Korut untuk Tidak Pasok Senjata ke Rusia

"Ancaman kontra-intelijen jangka panjang terbesar terhadap informasi dan kekayaan intelektual bangsa kita berasal dari Cina, yang tidak akan ditoleransi oleh FBI,” kata juru bicara FBI yang tidak disebutkan namanya.

Lebih lanjut, laporan intelijen itu menyebut bahwa para WN Cina mencoba berbagai cara untuk menyusupi markas militer AS. Misalnya, mereka mengklaim telah mengikuti Google Maps ke sebuah resto, yang kebetulan berlokasi di dekat pangkalan militer.

Dalam insiden lainnya, WN Cina yang mengaku sebagai turis mencoba menerobos penjaga di Fort Wainwright, Alaska, dan mengklaim mereka memiliki reservasi di sebuah hotel komersial di pangkalan tersebut.

Baca Juga: Inggris Berencana Tetapkan Kelompok Tentara Bayaran Wagner Sebagai Teroris

Menanggapi ancaman tersebut, Departemen Pertahanan AS menegaskan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan berbagai penegak hukum. Mereka pun telah melakukan tinjauan keamanan secara berkala dan memperketat akses ke markas militer.

“Setiap hari Departemen Pertahanan melakukan lebih dari 10.000 ‘perputaran terkendali’ terhadap individu yang tiba di salah satu dari 1.400 gerbang kami. Insiden-insiden yang terjadi umumnya bersifat tingkat rendah, dan sejauh ini tidak ada satupun yang mengindikasikan spionase," jelasnya. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.