AS Klaim Sukses Uji Coba Cegat Rudal Balistik di Guam untuk Pertama Kali

Jakarta, IDM – Badan Pertahanan Rudal Amerika Serikat (Missile Defense Agency/MDA) berhasil uji coba mencegat rudal balistik jarak menengah di lepas pantai Guam untuk pertama kalinya.
Uji coba ini dijuluki 'Flight Experiment Mission-02 (FEM-02)'. Dalam uji coba tersebut, sistem Aegis Guam yang terintegrasi dengan radar AN/TPY-6 baru, menembakkan Standard Missile-3 Block IIA dan mencegat rudal balistik jarak menengah yang diluncurkan di lepas pantai Pangkalan Angkatan Udara Andersen, Guam.
Baca Juga: Rusia Sebut Hampir Capai Tujuan Strategis dalam Konflik Ukraina
"Ini menandai langkah penting yang diambil dalam membela inisiatif dan kemitraan Guam dan memberikan dukungan penting bagi konsep keseluruhan, validasi persyaratan, pengumpulan data, dan pematangan model untuk Sistem Pertahanan Guam di masa mendatang," tulis MDA melalui Mda.mil, Rabu (11/12).
"FEM-02 adalah demonstrasi pertama dari Guam sebagai bagian dari inisiatif jangka panjang untuk pertahanan Guam. Masa depan difokuskan pada pertahanan Guam dan perlindungan pasukan dari setiap potensi ancaman rudal regional," tambahnya.
Baca Juga: Suriah Tunjuk PM Baru, Netanyahu Beri Peringatan
Lebih lanjut, dikatakan bahwa Guam merupakan pos militer strategis bagi AS di Indo-Pasifik guna mempertahankan kehadiran AS, menghalangi musuh, menanggapi krisis, dan menjaga kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































