INTERNASIONAL

AS Kirim Kapal Perang untuk Cegat Armada Rusia dan Cina di Alaska

Kapal USS Benfold DDG-65.
Kapal USS Benfold DDG-65. (Foto: Dok. USNI)

Jakarta, IDM - Amerika Serikat (AS) mengirim empat kapal perang Angkatan Laut serta pesawat pengintai usai beberapa kapal militer Cina dan Rusia melalukan patroli gabungan di sekitar Alaska pada beberapa waktu lalu.

Dilansir dari CNN, Selasa (8/8), otoritas US Northern Command atau NORTHCOM mengatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan empat kapal perusak dan pesawat patroli Poseidon P-8 untuk mencegat sekitar 11 kapal perang milik Cina dan Rusia di dekat Kepulauan Aleutian, Alaska.

“Aset udara dan maritim di bawah komando kami melakukan operasi untuk memastikan pertahanan AS dan Kanada. Patroli itu berada di perairan internasional dan bukan ancaman," ujar NORTHCOM.

Baca Juga: Rudal Rusia Serang Kota Pokrovsk, 5 Orang Tewas

Senada, senator Alaska Dan Sullivan mengatakan AS memantau dengan cermat patroli gabungan Cina dan Rusia tersebut. Menurutnya, tindakan itu merupakan pengingat akan postur kekuatan kedua negara itu yang terus meningkat secara global termasuk di Alaska.

“Kedatangan 11 kapal perang Cina dan Rusia yang beroperasi bersama di lepas pantai Alaska adalah pengingat bahwa kita telah memasuki era baru agresi otoriter yang dipimpin oleh para diktator di Beijing dan Moskow,” kata Sullivan.

Sementara, juru bicara kedutaan Cina untuk AS Liu Pengyu, menegaskan patroli itu murni patroli rutin dan tidak menargetkan pihak ketiga mana pun.

Baca Juga: Berupaya Hentikan Kudeta, AS Kirim Diplomat ke Nigeria

“Menurut rencana kerja sama tahunan antara militer Cina dan Rusia, kapal angkatan laut kedua negara baru-baru ini melakukan patroli maritim bersama di sekitar Samudera Pasifik bagian barat dan utara,” kata Pengyu.

“Tindakan ini tidak menargetkan pihak ketiga mana pun dan tidak ada hubungannya dengan situasi internasional dan regional saat ini,” tambahnya. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.