Rudal Rusia Serang Kota Pokrovsk, 5 Orang Tewas

Jakarta, IDM - Menteri Dalam Negeri Ukraina Ihor Klymenko mengatakan bahwa rudal Rusia telah menghantam pemukiman di Kota Pokrovsk, Ukraina bagian timur pada beberapa waktu lalu. Sebanyak 5 orang tewas dan 31 luka-luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan.
Dilansir dari Al Jazeera, Selasa (8/8), Klymenko mengatakan serangan rudal pertama menewaskan empat warga sipil, dan seorang staff dinas darurat tewas dalam serangan kedua. Sementara, korban luka termasuk 19 petugas polisi, lima paramedis dan seorang anak.
Baca Juga: Inspeksi Militer, Presiden Korut Bertekad Tingkatkan Kesiapan Perang
Dalam pernyataan terpisah, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky turut membenarkan adanya serangan rudal Rusia itu. Ia menyebut "Rusia berusaha untuk tidak meninggalkan apa pun kecuali serpihan dan kehangusan di Ukraina timur."
Wilayah pemukiman Pokrovsk terletak sekitar 70 km arah barat laut kota Donetsk, yang kini diduduki oleh pasukan Rusia. Sebelum konflik bersenjata terjadi, kota Pokrovsk memiliki populasi sekitar 60.000 orang.
Baca Juga: Rusia Klaim Cegat Drone Reaper MQ-9 AS di Laut Hitam
Serangan itu terjadi usai perwakilan dari sekitar 40 negara berkumpul di Arab Saudi untuk mengupayakan penyelesaian damai bagi perang di Ukraina. Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan pertemuan selama dua hari di Jeddah itu "tidak memiliki nilai konkrit sedikit pun” karena pihak Rusia tidak dilibatkan untuk berdiskusi. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































