KSAU Terima Laporan Kenaikan Pangkat 15 Pati TNI AU, Salah Satunya Dansesko TNI

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasteyo menerima laporan kenaikan pangkat 15 perwira tinggi (Pati) TNI AU di Mabesau, Cilangkap, Jakarta, Senin (7/8).
Salah satu Pati yang melapor kenaikan pangkat adalah Marsdya TNI Samsul Rizal. Pati bintang tiga tersebut saat ini menjabat sebagai Komandan Sesko TNI (Dansesko TNI). Sebelumnya, Samsul mengemban amanah sebagai Asisten Personel (Aspers) Panglima TNI.
Baca Juga: Pesan KSAU kepada Perwira Penerbang TNI: Pegang Teguh Prinsip Airmanship
Selain itu, terdapat nama Marsda Oki Yanuar yang kini didapuk sebagai Komandan Koharmatau. Oki sebelumnya menempati posisi sebagai Wakil Asisten Logistik (Waaslog) KSAU.

Dikutip dari keterangan Dispenau, Selasa (8/8), daftar nama Pati TNI AU lainnya yang melaporkan kenaikan pangkat mereka adalah Marsda TNI Agus Sudarmanto, Marsda TNI A. Joko Takarianto. Marsma TNI Heri Kris Drihandaka, Marsma TNI Pipik Krispiarto, dan Marsma TNI Historis P Bu'ulolo.
Baca Juga: TNI AU dan RAAF Akan Gelar Latihan Pengisian Bahan Bakar di Udara
Selanjutnya adalah Marsma TNI Achsanul Amaly, Marsma TNI Semri Bija, Marsma TNI Stevanus Ervin S, Marsma TNI Ridwan Djoko Leksono, seta Marsma TNI Dedy Laksmono.
Tiga Pati TNI AU lainnya adalah Marsma TNI Joko Triwibowo, Marsma TNI Edwardus Wisoko Aribowo, dan Marsma TNI Abdul Haris. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































