INTERNASIONAL

AS Kembali Umumkan Bantuan Militer untuk Ukraina Senilai $500 juta

Roket Mobilitas Tinggi
Sistem Artileri Roket Mobilitas Tinggi atau HIMARS M142. (Foto: Dok. Wikimedia)

Jakarta, IDM – Amerika Serikat (AS) kembali mengumumkan bantuan senjata tambahan untuk Ukraina senilai $500 juta, sebagai bentuk dukungan sebelum pergantian pemerintahan Joe Biden ke Donald Trump.

Sebelumnya, Juru bicara Dewan Keamanan AS John Kirby menyebut pihaknya akan terus memberikan bantuan tambahan untuk Ukraina "hingga akhir pemerintahan ini." Bantuan itu senilai $725 juta yang termasuk rudal, amunisi, ranjau antipersonel, dan senjata lainnya.

Baca Juga: Usai Jatuhnya Rezim Assad, Sekjen PBB Komitmen Dukung Transisi di Suriah

"AS menyediakan paket penting lainnya berupa persenjataan dan peralatan yang sangat dibutuhkan bagi mitra Ukraina kami saat mereka mempertahankan diri dari serangan Rusia yang terus berlanjut," kata Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken melansir State.gov, Jumat (13/12).

"Bantuan tambahan ini, yang disediakan berdasarkan penarikan dana sebelumnya dari persediaan Departemen Pertahanan, bernilai $500 juta," sambungnya.

Bantuan terbaru ini mencakup amunisi untuk Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS); rudal antiradiasi berkecepatan tinggi (HARM); amunisi artileri 155mm dan 105mm; drone hingga peralatan pelindung Kimia, Biologi, Radiologi, Nuklir (CBRN).

Baca Juga: Hadapi Ancaman Masa Depan, NATO Diminta Beralih Ke Pola Pikir Perang

Selain itu, termasuk juga Sistem anti-lapis baja Javelin dan AT-4; kendaraan Pelindung Sergapan Tahan Ranjau (MRAP); amunisi senjata ringan; granat dan peralatan pelatihan; serta suku cadang dan peralatan pelatihan.

AS telah mendukung Ukraina sejak pecahnya konflik hampir tiga tahun lalu. Rusia terus melakukan serangan, termasuk meluncurkan rudal Oreshnik sebagai balasan usai Ukraina menggunakan ATACMS buatan AS dan Storm Shadow produksi Inggris. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.