AS Desak Turki Setujui Keanggotaan Swedia di NATO

Jakarta, IDM - Amerika Serikat (AS) mendesak Turki untuk menyetujui keanggotaan Swedia ke Aliansi Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Semua pihak kecuali Turki sudah memberikan lampu hijau atas aksesi tersebut.
Dilansir dari Al Jazeera, Rabu (31/5) desakan itu diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken saat bertemu dengan Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson di Lulea, Swedia pada Selasa (30/5).
"Kami percaya waktunya sekarang dan tidak ada alasan untuk tidak bergerak maju," kata Blinken.
Baca Juga: Kerja Sama Militer Meningkat, Cina dan Laos Sukses Gelar Latma Militer
Menurut dia, Swedia telah memenuhi syarat untuk bergabung dengan NATO sejak hari pertama mengajukan permohonan. Pemerintahan Kristersson juga telah mengambil langkah-langkah signifikan untuk mengatasi isu permasalahan dengan Turki.
"Turki telah menyampaikan keprihatinan yang penting dan sah. Swedia dan Finlandia sama-sama menangani keprihatinan itu," ujarnya.
Blinken menambahkan, pihaknya akan terus berupaya agar aksesi Swedia dapat tepat waktu saat KTT NATO pertengahan Juli mendatang.
Baca Juga: Korsel Desak Kerja Sama Global untuk Menekan Program Rudal Nuklir Korut
"Kami berharap proses ini selesai dalam beberapa minggu ke depan. Kami tidak ragu bahwa itu bisa, dan itu harus dan kami harapkan," katanya.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah menolak aksesi Swedia karena dinilai gagal mengekstradisi puluhan tersangka militan Kurdi. Ia menilai bahwa Swedia justru menampung anggota kelompok militan yang dianggapnya teroris. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































