AS Berencana Kirim Rudal Jarak Jauh ATACMS ke Ukraina

Jakarta, IDM - Presiden AS Joe Biden dikabarkan telah menyetujui pengiriman rudal jarak jauh ATACMS dalam jumlah terbatas ke Ukraina, menyusul permintaan dari Presiden Volodymyr Zelensky.
Dilansir dari NBC, Sabtu (23/9), Pernyataan itu diungkapkan beberapa pejabat AS yang tidak disebutkan namanya. Persetujuan pengiriman disebut dilakukan usai Zelensky bertemu Biden, yang juga mengumumkan paket bantuan militer baru senilai $325 juta.
Baca Juga: Jaga Stabilitas Perdamaian, Filipina-Kanada Gelar Latihan Gabungan di Laut Cina Selatan
Lebih lanjut, para pejabat AS itu mengatakan pihaknya tidak memiliki banyak persediaan ATACMS untuk dipasok ke Ukraina. Mereka pun belum memutuskan mengenai jenis rudal dan jumlah yang akan dikirim ke Ukraina.
Sementara, Zelensky menyebut AS merupakan pemasok persenjataan terbesar ke Ukraina tanpa menyinggung rencana pengiriman ATAMS saat bertemu Biden.
Baca Juga: Pemimpin Sudan Desak PBB Tetapkan Kelompok Militan Sebagai Teroris
“Kami mendiskusikan semua jenis senjata seperti senjata jarak jauh dan artileri, peluru artileri kaliber 155 mm hingga sistem pertahanan udara. Kami melakukan diskusi komprehensif dan (kami) bekerja sama dengan Amerika Serikat di berbagai tingkatan,” kata Zelensky.
Sebelumnya, Zelensky telah berulang kali mengungkapkan keinginannya untuk mendapat ATAMS, yang dinilai akan efektif menyerang pusat komando, pertahanan udara, dan jalur logistik yang berada jauh di belakang garis depan. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































