INTERNASIONAL

AS Balas Serangan Iran usai Dua Prajurit Tewas

Tangkapan layar
Tangkapan layar rekaman video pasukan militer AS melakukan serangan terhadap Iran (Foto: Dok. X/@CENTCOM)

Jakarta, IDM – Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) kembali meluncurkan serangan udara ke Iran selama delapan malam berturut-turut. Bombardir ini dilakukan setelah serangan udara Iran menewaskan dua prajurit militer di Yordania.

"Pasukan CENTCOM berhasil menghantam fasilitas pengawasan pantai dan pertahanan udara militer Iran, kemampuan maritim, serta lokasi penyimpanan rudal dan drone untuk terus melemahkan kemampuan militer Iran. Aset militer Amerika juga menargetkan pasukan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang melancarkan serangan terhadap anggota militer AS di Yordania pada 17 Juli," tulis CENTCOM melalui platform X, Minggu (19/7).

Baca Juga: Jaringan Pipa Minyak Irak-Suriah Dipulihkan, Alternatif Selat Hormuz

Kementerian Kesehatan Iran melaporkan bahwa serangan AS sejak 6 Juli lalu telah menewaskan 50 orang dan lebih dari 500 lainnya terluka. Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei memperingatkan, Teheran akan memberi "pelajaran yang tak terlupakan" kepada AS atas serangkaian serangan tersebut.

Konflik berkecamuk karena kedua belah pihak saling tuduh melanggar MoU, termasuk ketentuan yang menjamin jalur aman bagi pelayaran komersial melalui Selat Hormuz, sebagaimana diatur dalam Pasal 5.

Baca Juga: Iran Tangguhkan MoU dengan AS

Iran bersikeras bahwa berdasarkan MoU, mereka berhak mengendalikan pelayaran di Selat Hormuz dan menentukan rute mana yang harus diambil kapal saat melintasi jalur vital untuk ekspor energi global tersebut.

Sementara, Presiden AS Donald Trump menekankan selat itu harus terbuka untuk semua. Namun, Angkatan Laut AS kembali melakukan blokade, sebuah langkah yang dianggap Iran sebagai upaya AS menguasai Selat Hormuz.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.