Araghchi Tegaskan Iran Siap Perang Skala Besar

Jakarta, IDM – Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa jalur diplomatik untuk menyelesaikan perang akan tetapi terbuka. Namun, Iran siap untuk hadapi agresi lainnya dan berperang skala besar dengan Amerika Serikat (AS).
Melansir NBC News, Senin (28/9), Araghchi juga menolak proposal Washington untuk membuka kembali Selat Hormuz. Hal itu ia ungkapkan menanggapi laporan Wall Street Journal terkait kemungkinan AS mengebom Iran setelah midterm election.
Baca Juga: Indonesia Desak OKI dan Liga Arab untuk Hentikan Pendudukan Israel di Palestina
"Kami sepenuhnya siap jika perang harus kembali berkecamuk, dan saya tegaskan kembali, kami akan berdiri teguh menghadapi agresi baru apa pun, bahkan jika itu berujung pada perang dahsyat layaknya kiamat," ujarnya.
"Di saat yang sama, kami juga siap menempuh jalur diplomasi. Keputusan ada di tangan Presiden Trump," sambungnya.
Ia menuturkan, delegasi Iran telah menempuh segala jalur diplomatik baik melalui pertemuan maupun wawancara di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB di New York untuk membuka kembali Selat Hormuz. Namun, menurutnya, sikap Trump terkesan kontradiktif.
Baca Juga: Tak Hanya Perdamaian, Indonesia Desak Pemulihan Kehidupan Masyarakat Gaza
Ia kembali menegaskan tuntutan atas pencairan dana dan aset yang dibekukan. Ia menyebut tuntutan itu "bukanlah hal baru" dan sudah menjadi bagian dari Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani kedua pemimpin pada Juni lalu.
"Jika Anda bertanya kepada kami, tidak ada alasan bagi kami untuk kembali menempuh jalur diplomasi. Namun, saya tetap mengupayakan diplomasi karena menurut saya kita tidak boleh melewatkan kesempatan apa pun untuk mencapai perdamaian," imbuhnya.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































