INTERNASIONAL

Arab Saudi Siap Gelar Konferensi Perdamaian untuk Ukraina

Ukraina
Pasukan Angkatan Bersenjata Ukraina di medan tempur. (Foto: Dok. Platform X/Andriy Yermak Official)

Jakarta, IDM - Kepala staf kepresidenan Ukraina Andriy Yermak mengatakan bahwa pihaknya bersama Arab Saudi sedang mempersiapkan konferensi perdamaian yang akan digelar pada akhir minggu ini. Menurutnya, pertemuan itu akan fokus pada 10 poin perdamaian yang diajukan Ukraina.

Dilansir dari Al Jazeera, Jumat (4/8), konferensi itu akan dihadiri oleh sekitar 30 negara dan berlangsung di Kota Jeddah. Tetapi tidak akan melibatkan perwakilan dari Rusia.

Baca Juga: Masyarakat Ukraina Dipaksa Jadi Warga Negara Rusia, Benarkah?

"Diskusi akan berfokus pada Formula Perdamaian Ukraina, yang berisi 10 poin mendasar, implementasi yang tidak hanya akan memastikan perdamaian untuk Ukraina, tetapi juga menciptakan mekanisme untuk melawan konflik di masa depan," kata Yermak.

Sebelumnya, Ukraina telah mengajukan formula perdamaian yang menekankan pemulihan integritas teritorial Ukraina, penarikan pasukan Rusia, pembebasan semua tahanan, jaminan keamanan untuk Ukraina serta pengadilan bagi mereka yang bertanggung jawab atas agresi.

Dalam pernyataan terpisah, konsultan Timur Tengah di yayasan politik Jerman, Konrad Adenauer Foundation (KAS) Simon Engelkes, menilai rencana konferensi perdamaian itu menunjukkan adanya keinginan Arab Saudi untuk membantu mengakhiri konflik.

Baca Juga: AS Tahan Dua Prajurit yang Diduga Bocorkan Informasi Militer Sensitif ke Cina

"Jeddah melihat rencana 10 poin perdamaian Presiden Zelenskyy akan menjadi dasar pembicaraan harus dilihat sebagai tanda dukungan untuk Ukraina," kata Engelkes.

Lebih lanjut, Engelkes menganggap Arab Saudi mungkin berupaya memperluas pengaruhnya di luar kawasan Timur Tengah. Namun, ia meragukan adanya terobosan nyata yang dapat mengakhiri perang di Ukraina karena Rusia tidak dilibatkan. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.